Showing posts with label chonburi. Show all posts
Showing posts with label chonburi. Show all posts

Wednesday, April 13, 2011

Yoo Tersanjung Pujian Pelatih Chonburi


Aksi kiper Persipura, Yoo Jae Hoon yang berkali-kali menyelamatkan gawang Persipura dari tendangan keras dan terukur Pipop On Mo dkk sempat membuat pusing pelatih Chonburi, Withaya Laohakul. Ia tak menyangka Persipura memiliki kiper yang dahsyat dan mampu mementahkan semua serangan timnya. Mantan pelatih Timnas Thailand ini menyebut Yoo adalah pemain terbaik (man of the mach) pada pertandingan kemarin.

"Kalau saya disuruh memilih maka pilihan itu adalah kiper Persipura, ia bermain bagus dan sangat luar biasa," ungkap Withaya dalam press conference usai pertandingan. Menurutnya beberapa kali pemain depan sudah mencoba untuk menciptakan gol dan memang ada beberapa bola nyata mengarah ke gawang, untungnya tangkapan Yoo selalu tepat dalam pelukan.

"Terimakasih, saya tidak sangka dipilih menjadi pemain terbaik tapi ini semua berkat bantuan teman-teman dan Tuhan," Ujar Yoo merendah. "Saya bermain untuk istri dan kemenangan Persipura. Itu saja," tambahnya.

Pelatih Chonburi juga menganggap kualitas pemain Persipura bagus, gerakan dan tehnik yang dimiliki bisa dibilang komplit. Ia menilai sambutan yang diberikan publik papua sangat menakjubkan.

Awalnya ia berfikir bahwa kondisi lapangan dan atmosfir stadion Mandala Jayapura tak sebagus jika bermain di Jakarta namun semua anggapannya terbantahkan setelah 90 menit berada di lapangan. "Tentang sambutan di Papua saya pikir disini bagus. Awalnya saya kira tak sama seperti Jakarta ternyata lebih baik," tandasnya.

Tentang apakah pemainnya kebingungan dengan wajah pemain Persipura terutama pemain Papua, sambil tertawa Withaya mengatakan semua tak masalah sekalipun dikatakan ada pemain yang wajahnya sedikit mirip-mirip.

Yoo Tersanjung Pujian Pelatih Chonburi


Aksi kiper Persipura, Yoo Jae Hoon yang berkali-kali menyelamatkan gawang Persipura dari tendangan keras dan terukur Pipop On Mo dkk sempat membuat pusing pelatih Chonburi, Withaya Laohakul. Ia tak menyangka Persipura memiliki kiper yang dahsyat dan mampu mementahkan semua serangan timnya. Mantan pelatih Timnas Thailand ini menyebut Yoo adalah pemain terbaik (man of the mach) pada pertandingan kemarin.

"Kalau saya disuruh memilih maka pilihan itu adalah kiper Persipura, ia bermain bagus dan sangat luar biasa," ungkap Withaya dalam press conference usai pertandingan. Menurutnya beberapa kali pemain depan sudah mencoba untuk menciptakan gol dan memang ada beberapa bola nyata mengarah ke gawang, untungnya tangkapan Yoo selalu tepat dalam pelukan.

"Terimakasih, saya tidak sangka dipilih menjadi pemain terbaik tapi ini semua berkat bantuan teman-teman dan Tuhan," Ujar Yoo merendah. "Saya bermain untuk istri dan kemenangan Persipura. Itu saja," tambahnya.

Pelatih Chonburi juga menganggap kualitas pemain Persipura bagus, gerakan dan tehnik yang dimiliki bisa dibilang komplit. Ia menilai sambutan yang diberikan publik papua sangat menakjubkan.

Awalnya ia berfikir bahwa kondisi lapangan dan atmosfir stadion Mandala Jayapura tak sebagus jika bermain di Jakarta namun semua anggapannya terbantahkan setelah 90 menit berada di lapangan. "Tentang sambutan di Papua saya pikir disini bagus. Awalnya saya kira tak sama seperti Jakarta ternyata lebih baik," tandasnya.

Tentang apakah pemainnya kebingungan dengan wajah pemain Persipura terutama pemain Papua, sambil tertawa Withaya mengatakan semua tak masalah sekalipun dikatakan ada pemain yang wajahnya sedikit mirip-mirip.

FOTO : Persipura vs Chonburi













FOTO : Persipura vs Chonburi













Pelatih Chonburi : Cuaca Panas Rusak Konsentrasi


Cuaca panas kota Jayapura mengganggu konsentrasi tim asal Thailand, Chonburi FC. Pada pertandingan hari Rabu, 13 April 2011, itu Chonburi kalah 0-3 dari tuan rumah Persipura.

"Suhu yang panas pada babak pertama membuat konsentrasi pemain terganggu. Dan kondisi ini mampu dimanfaatkan secara baik oleh Persipura sehingga langsung unggul 2-0," ujar Pelatih Chonburi FC Wittaya Laohakul kepada wartawan usai pertandingan.

Ia menambahkan di babak kedua konsentrasi pemainnya mulai kembali setelah suhu udara turun. Timnya berhasil mengendalikan permainan, tapi cemerlangnya kiper Yoo Jae Hoon, membuat gawang Persipura tak juga kebobolan.

"Saya kira bintang kali ini adalah kiper Persipura. Ia berhasil melakukan beberapa kali penyelamatan dan kami tidak beruntung, malah kebobolan lagi,’’ katanya.

Meski mengatakan bintang lapangan adalah Yoo Jae hoo, tapi pelatih Chonburi tetap mengakui kemampuan Boas Solossa yang sangat luar biasa. “Pemain nomor dua sungguh luar biasa, tidak mencetak gol tapi mampu menciptakan sejumlah peluang," ujarnya.

Wittaya Laohakul mengakui jalannya pertandingan cukup baik dan Persipura adalah tim yang bagus, baik soal kolektivitas maupun kemampuan pemainnya. Meski demikian, ia yakin Chonburi akan bisa membalas kekalahan ini, saat main di Thailand pada 26 April 2011. “Saya optimistis nanti kalau main di negeri kami, pasti menang," tegasnya. (Laporan: Banjir Ambarita, Jayapura | kd)

Pelatih Chonburi : Cuaca Panas Rusak Konsentrasi


Cuaca panas kota Jayapura mengganggu konsentrasi tim asal Thailand, Chonburi FC. Pada pertandingan hari Rabu, 13 April 2011, itu Chonburi kalah 0-3 dari tuan rumah Persipura.

"Suhu yang panas pada babak pertama membuat konsentrasi pemain terganggu. Dan kondisi ini mampu dimanfaatkan secara baik oleh Persipura sehingga langsung unggul 2-0," ujar Pelatih Chonburi FC Wittaya Laohakul kepada wartawan usai pertandingan.

Ia menambahkan di babak kedua konsentrasi pemainnya mulai kembali setelah suhu udara turun. Timnya berhasil mengendalikan permainan, tapi cemerlangnya kiper Yoo Jae Hoon, membuat gawang Persipura tak juga kebobolan.

"Saya kira bintang kali ini adalah kiper Persipura. Ia berhasil melakukan beberapa kali penyelamatan dan kami tidak beruntung, malah kebobolan lagi,’’ katanya.

Meski mengatakan bintang lapangan adalah Yoo Jae hoo, tapi pelatih Chonburi tetap mengakui kemampuan Boas Solossa yang sangat luar biasa. “Pemain nomor dua sungguh luar biasa, tidak mencetak gol tapi mampu menciptakan sejumlah peluang," ujarnya.

Wittaya Laohakul mengakui jalannya pertandingan cukup baik dan Persipura adalah tim yang bagus, baik soal kolektivitas maupun kemampuan pemainnya. Meski demikian, ia yakin Chonburi akan bisa membalas kekalahan ini, saat main di Thailand pada 26 April 2011. “Saya optimistis nanti kalau main di negeri kami, pasti menang," tegasnya. (Laporan: Banjir Ambarita, Jayapura | kd)

Persipura vs Chonburi = 3-0 , Black Pearl Pimpin Klasemen



Persipura Jayapura sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Chonburi FC dalam lanjutan penyisihan grup Piala AFC 2010/11, Rabu, 13 April 2011. Kemenangan ini membuat Persipura menduduki puncak klasemen grup H dengan poin 7.

Bermain di Stadion Mandala untuk pertama kalinya di ajang bergengsi ini, membuat Persipura lebih bersemangat. Sejak menit awal, tim besutan Jacksen F. Tiago ini terus menekan daerah pertahanan Chonburi.

Tekanan wakil Indonesia itu akhirnya berbuah di menit ke-9. Persipura berhasil unggul 1-0 lewat gol Yustinus Pae setelah sukses meneruskan umpan matang Boaz Solossa. Keunggulan tim asal Papua itu bertambah menjelang akhir babak pertama. Titus Bonay membawa Persipura memimpin 2-0 setelah tendangannya tidak mampu diantisipasi kiper Chonburi, Kosin Sinthaweechai.

Memasuki babak kedua, tim asal Thailand yang juga saingan utama Persipura di grup H ini berusaha terus menyerang. Bahkan di menit ke-49, gawang Persipura hampir kebobolan. Namun, sial bagi Chonburi. Bola yang sudah mengarah ke gawang berhasil dihalau Ortizan Solossa yang berdiri di tempat yang tepat.

Ketinggalan 2-0 membuat pelatih Chonburi, Withaya Laohakul, meminta pemainnya terus menyerang total. Bahkan, pemain bertahan Chonburi Dargo Rakocevic dan Nattaphong juga turut mengancam gawang Persipura dengan tendangan jarak jauhnya.

Tekanan terus diberikan Chonburi dan pada menit 70, giliran Pa Pob on-Mao yang mengancam gawang Jae Hoon. Beruntung bagi Persipura karena bola masih tipis di atas mistar gawang.

Keasyikan menyerang membuat Chonburi lupa pada pertahanannya. Melalui serangan balik, Boaz berhasil melewati Rakocevic dan tinggal berhadapan dengan kiper Chonburi. Sayang kontrol Boaz kurang bagus dan bola segera ditangkap oleh Kosin.

Serangan balik yang cepat memang menjadi andalan Persipura. Strategi Jacksen pun akhirnya kembali membuahkan hasil. Pemain yang baru masuk di babak kedua, Lukas Mandowen membawa Persipura unggul 3-0. Bola yang melambung tidak bisa ditangkap dengan baik oleh mantan kiper Persib itu. Mandowen yang terus berlari dengan mudah memasukkan bola ke gawang Chonburi.

Tertinggal 3-0 membuat Persipura sedikit kendor di sektor pertahanan. Namun, serangan pantang menyerah Chonburi selalu berhasil dimentahkan Jae Hoon yang tampil cemerlang. Dalam waktu 10 menit terakhir, Jae Hoon membuat empat kali penyelamatan gemilang.

Menjelang akhir babak kedua, Persipura yang sudah jauh unggul justru harus bermain dengan 10 orang. Yohanis Tjoe yang sudah menerima kartu kuning pada babak pertama, menerima kartu merah setelah tackle kerasnya berbuah kartu kuning kedua.

Persipura akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan 3-0 hingga peluit akhir berbunyi.

Persipura vs Chonburi = 3-0 , Black Pearl Pimpin Klasemen



Persipura Jayapura sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Chonburi FC dalam lanjutan penyisihan grup Piala AFC 2010/11, Rabu, 13 April 2011. Kemenangan ini membuat Persipura menduduki puncak klasemen grup H dengan poin 7.

Bermain di Stadion Mandala untuk pertama kalinya di ajang bergengsi ini, membuat Persipura lebih bersemangat. Sejak menit awal, tim besutan Jacksen F. Tiago ini terus menekan daerah pertahanan Chonburi.

Tekanan wakil Indonesia itu akhirnya berbuah di menit ke-9. Persipura berhasil unggul 1-0 lewat gol Yustinus Pae setelah sukses meneruskan umpan matang Boaz Solossa. Keunggulan tim asal Papua itu bertambah menjelang akhir babak pertama. Titus Bonay membawa Persipura memimpin 2-0 setelah tendangannya tidak mampu diantisipasi kiper Chonburi, Kosin Sinthaweechai.

Memasuki babak kedua, tim asal Thailand yang juga saingan utama Persipura di grup H ini berusaha terus menyerang. Bahkan di menit ke-49, gawang Persipura hampir kebobolan. Namun, sial bagi Chonburi. Bola yang sudah mengarah ke gawang berhasil dihalau Ortizan Solossa yang berdiri di tempat yang tepat.

Ketinggalan 2-0 membuat pelatih Chonburi, Withaya Laohakul, meminta pemainnya terus menyerang total. Bahkan, pemain bertahan Chonburi Dargo Rakocevic dan Nattaphong juga turut mengancam gawang Persipura dengan tendangan jarak jauhnya.

Tekanan terus diberikan Chonburi dan pada menit 70, giliran Pa Pob on-Mao yang mengancam gawang Jae Hoon. Beruntung bagi Persipura karena bola masih tipis di atas mistar gawang.

Keasyikan menyerang membuat Chonburi lupa pada pertahanannya. Melalui serangan balik, Boaz berhasil melewati Rakocevic dan tinggal berhadapan dengan kiper Chonburi. Sayang kontrol Boaz kurang bagus dan bola segera ditangkap oleh Kosin.

Serangan balik yang cepat memang menjadi andalan Persipura. Strategi Jacksen pun akhirnya kembali membuahkan hasil. Pemain yang baru masuk di babak kedua, Lukas Mandowen membawa Persipura unggul 3-0. Bola yang melambung tidak bisa ditangkap dengan baik oleh mantan kiper Persib itu. Mandowen yang terus berlari dengan mudah memasukkan bola ke gawang Chonburi.

Tertinggal 3-0 membuat Persipura sedikit kendor di sektor pertahanan. Namun, serangan pantang menyerah Chonburi selalu berhasil dimentahkan Jae Hoon yang tampil cemerlang. Dalam waktu 10 menit terakhir, Jae Hoon membuat empat kali penyelamatan gemilang.

Menjelang akhir babak kedua, Persipura yang sudah jauh unggul justru harus bermain dengan 10 orang. Yohanis Tjoe yang sudah menerima kartu kuning pada babak pertama, menerima kartu merah setelah tackle kerasnya berbuah kartu kuning kedua.

Persipura akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan 3-0 hingga peluit akhir berbunyi.