Showing posts with label AFC CUP. Show all posts
Showing posts with label AFC CUP. Show all posts

Friday, April 22, 2011

Yoo Jae Hoon : Optimis Tantang Chonburi Di Thailand


Kiper Persipura Yoo Jae Hoon mengaku tak mudah untuk menang di kandang Chonburi. Dari informasi yang diperoleh tentang suasana pertandingan di sana, ternyata suporter Chonburi termasuk fanatik dan selalu memberikan dukungan penuh. Karenanya, jika ingin meraih poin, menurutnya tinggal bagaimana pemain bisa keluar dari tekanan dan membalikkan keadaan.

"Ya, ada teman saya yang di sana mengatakan kalau suporter mereka sangat bergemuruh ketika timnya bermain. Pokoknya banyak sekali",ungkap Yoo . Keadaan ini menurutnya membuat tim manapun susah untuk menang.

"Susah sekali menang di sana. South China kemarin kalah juga", ucapnya dengan mimik serius. Sekedar info, South China yang diperkuat Nicky Butt (ex MU) dan Mateja Kezman (ex Chelsea), memang kalah dengan skor telak 3-0 saat bermain di kandang Chonburi.

Tapi sekalipun sulit, ia melihat Persipura masih bisa membuat satu perlawanan berarti dan menyulitkan Chonburi jika pemain bersatu dan bekerja keras. Ia cukup yakin Boaz dan beberapa pemain depan yang diberikan kepercayaan menjadi striker nanti bisa merepotkan pemain belakang Chonburi.

"Saya kira masih bisa, pemain semua bagus yang penting jangan terpengaruh. Paling tidak satu poin kami bisa dapat di sana, dan jika kalah saya pikir 1-0 atau 2-1 dan bukan skor telak", tandasnya.

Yoo tetap berharap trend positif di AFC terus diraih. Dari tiga pertandingan yang sudah dilakukan, ia hanya kebobolan dua gol namun mampu memasukkan delapan gol dan memimpin grup H.

Hal senada disampaikan Victor Igbonefo. Pemain yang sedang dalam proses naturalisasi ini mengaku bahwa disetiap permainan tendang memang ada beban tersendiri yang dirasakan pemain. "Jelas ekstra tapi saya pikir semua bisa kami lewati asal pemain tetap soloid baik menyerang maupun bertahan,"tandasnya.

Persipura Tak Sendiri Di Thailand


Persipura dipastikan tak sendiri dalam melakoni laga Asian Football Confederation (AFC) Cup di kandang Chonburi FC (Thailand) pada 26 April mendatang. Ini setelah sejumlah suporter memastikan diri ambil bagian untuk menyaksikan secara langsung duel penguasa Grup H di Stadion Chonburi FC.

Program Nonton Bareng Persipura di Thailand yang digelar Cenderawasih Pos bersama Bucend Tour ternyata mendapat respon positif dari masyarakat. Informasi terakhir yang diperoleh dari Bucend Tour, peminatnya telah melebihi kuota.

"Jumlahnya sudah melebihi kuota. Sebenarnya sangat banyak yang tertarik, namun ada beberapa kekurangan yang perlu dilengkapi untuk bisa dipastikan ambil bagian, jadi kami masih memberikan kesempatan untuk itu," jelas Suciyanti selaku penanggung jawab pendaftaran program ini.

Menurut Suci, salah satu kekurangan yang banyak ditemui adalah tak adanya paspor maupun waktu masa berlaku paspor yang sudah lewat. Karenanya untuk memudahkan peserta bisa ikut dalam tour ini, pihak Bucend Tour siap memfasilitasi untuk pembuatan paspor yang semua biaya pengurusan ditanggung peserta.

"Untuk pembuatan paspor bisa kami fasilitasi, namun dengan waktu yang semakin mepet kami harap peserta bisa sekalian menyelesaikan semua biaya pengurusannya termasuk melengkapi apa yang kurang," harapnya.

Sementara Pelatih Persipura, Jacksen.F.Tiago merasa bersyukur karena bermain di luar negeripun, pecinta Persipura bisa mendukung secara langsung.

Ia berharap masyarakat baik yang menyaksikan langsung ke Thailand ataupun yang ada di Papua bisa sama-sama memberikan doa agar Persipura mulus ke putaran selanjutnya.

"Kami bersyukur ternyata keberhasilan tim ini ada dampaknya kepada masyarakat Papua dan ini jelas tak lepas dari kerja keras semua pihak, terutama Tuhan yang membuat Persipura menjadi berkat kepada orang lain," beber Jacksen dalam pesan singkatnya tadi malam.

Sejak awal, lanjutnya, baik pemain, pelatih dan manajemen sudah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik agar Persipura bisa menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat Papua.

"Puji Tuhan hingga kini kami mempu membuat keluarga besar Persipura dan masyarakat Papua bangga atas usaha kami,"ucapnya.

Pelatih kelahiran Rio de Janeiro-Brazil ini akan berjuang keras untuk bisa membawa Persipura menjadi juara grup. Pasalnya jika tidak menjuarai Grup H, maka Persipura akan bermain di kandang lawan, sebab dalam babak 16 besar AFC menggunakan sistem knock out, siapa yang kalah, tim tersebut langsung gugur.

"Dalam babak 16 besar AFC Cup hanya main satu kali saja. Artinya harus ada pemenang kalau draw sampai perpanjang waktu pertandingan diselesaikan lewat adu pinalti. Kalau babak 8 besar dan seterusnya baru menggunakan sistem home away, untuk itu setiap pertandingan akan kami maksimalkan, supaya babak 16 besar kami bisa main di Mandala lagi," katanya.

Hari ini, Persipura Bertolak ke Thailand


Tim kebanggaan masyarakat Kota Jayapura Persipura hari ini Sabtu (23/4) akan bertolak ke Thailand untuk menantang tim Chonburi FC di Laga Asian Football Confederation (AFC) Cup Selasa (26/4). Sebanyak 18 pemain disiapkan pelatih Persipura Jacksen F Tiago untuk melakoni laga panas itu.

Seluruh Persiapan yang dilakukan Persipura dirasa cukup, tinggal bagaimana bisa berkonsetrasi untuk menantang partai tandang tersebut. Sejatinya bukan hal mudah untuk menang di kandang Chonburi, mengingat tim yang berada diurutan kedua kompetisi di Thailand ini telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk membalas kekalahan 3-0 saat bermain di Stadion Mandala (13/4) lalu.

Pelatih Persipura Jacksen F Tiago telah mewanti Boaz dkk utnuk bermain lebih cerdik agar memberi satu kejutan bagi lawan. Namun salah satu yang menjadi catatan Jacksen dalam lawatan kali ini adalah tak diperkuatnya lini belakang oleh Hamka Hamzah plus absennya gelandang Immanuel Wanggai di tengah. Hamzah dan Manu hingga kemarin masih berkonsetrasi untuk memulihkan cedera lutut, sedangkan Yohanis Tjoe juga tak dibawa menyusul kartu merah saat leg pertama menghadapi Chonburi.

"Hamka tidak ikut bersama tim. Ia masih dalam proses pengobatan. Mungkin dua pertandingan AFC ke depan termasuk lawan South China ia tak bisa dimainkan,"beber Jacksen.

Dari celah yang ditinggalkan Hamka, kemungkinan akan diplot oleh Ortisan Solossa. Sedangkan lini tengah, Persipura masih memiliki David Laly maupun Christian David Uron yang memiliki tipikal pemain bertahan. "Sudah ada pemain yang kami siapkan untuk itu,"beber Jacksen.

"Memang itu yang kami harapkan mereka bermain lebih terbuka karena kami memiliki pemain depan yang cukup cepat dan peluang ini yang akan kami manfaatkan, tinggal bagaimana pemain bisa bermain dengan kolektif."sambungnya.

Chonburi sendiri dijadwalkan akan melakoni pertandingan domestik dan situasi ini membuat kedua tim membutuhkan waktu recovery yang cukup. Dua hari jelang keberangkatan, tim Persipura lebih mengasah bagaimana melakukan transisi permainan dan organisasi antar lini.

Sementara itu, rombongan nonton bareng (Nobar) Persipura di Thailand juga akan menyusul. Ya, pada ahad besok (24/4) seluruh peserta Nobar Persipura sambil berwisata yang berjumlah 22 orang ini akan bertolak dari Jayapura menuju Jakarta.

Menurut perwakilan Bucend Tour & Travel. Suciyati, seluruh peserta sudah harus berkumpul 1 jam sebelum keberangkatan di Bandara Sentani. Peserta tour rencananya akan bertolak menggunakan penerbangan GAruda Indonesia siang hari pukul 14:45 WIT menuju Jakarta.

Setibanya di Jakarta peserta akan menginap satu malam di Jakarta sebelum bertolak ke Thailand. Pemberangkatan dari Jakrta sendiri di jadwalkan pukul 09:45 WIB. "Koordinasi setibanya di Thailand ada dua hotel yang menjadi pilihan, Hotel Grand Merque atau Hotel A1, dan bagi peserta yang mengambil kamar sendiri dibebankan biaya tambahan 2 juta," jelas Suci.

Sementara Direktur Utama Cenderawasih Pos, Suoto berharap dari perjalanan ini semoga bisa memberikan kesan menarik agar kedepannya perjalan serupa bisa kembali digelar.

Pemain yang diberangkatkan antara lain, Yoo Jae Hoon, Ferdiansyah, Bio Paulin Pirre, Victor Igbonefo, Stevan Hendambo, Zah Rahan, Marco Kabiay, Ortisan Solossa, Gerald Pangkali, Ian Kabes, Stevi Bonsapia, David Laly, David Uron, Boaz Solossa, Rahmad Rivai, Lukas Mandowen, Tinus Pae, Titus Bonay. Ditambah ada beberapa pemain baru yang belum diturunkan dan diprediksikan akan diturunkan dalam laga nanti.

Thursday, April 14, 2011

Jack Komboy: Persipura Layak Menang atas Chonburi


Mantan pemain Persipura musim lalu, Jack Komboy menyebut, permainan yang diperagakan Boaz Solossa Cs saat menekuk Chonburi FC 3-0 pada ajang Asian Football Confederation di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (13/4) kemarin, patut diacungi jempol. “Permainan Persipura kemarin cukup baik. Mereka terlihat tenang dan tidak terburu-buru dalam membangun serangan. Begitu juga saat bertahan,” kata Jack Komboy, Kamis (14/4). Meski tim tamu bermain gemilang, organisasi permainan yang sangat rapi dari Persipura, bisa lebih mendominasi laga. “Chonburi bagus dalam bermain. Hanya saja Persipura lebih bisa mengontrol laga sehingga mereka bisa menguasai jalannya pertandingan,” ujarnya. Mengenai peluang ‘Mutiara Hitam’ saat bertandang ke Thailand menghadapi Chonburi FC, 26 April mendatang, menurutnya Boaz Solossa Cs tetap berpeluang mengulang hasil yang sama jika mereka bisa mempertahankan performanya. “Tapi saya rasa seri saja itu sudah cukup, mengingat Persipura akan bermain di kandang lawan. Tentu Chonburi juga akan berjuang habis-habisan untuk meraih kemenangan,” ucapnya. Tiga gol kemenangan Persipura dalam laga melawan Chonburi FC, dicetak Tinus Pae dimenit ke-8, Titus Bonay menit-43, dan pemain pengganti Lukas Mandowen pada menit ke-82. Dengan hasil ini Persipura untuk sementara memuncaki Grup H dengan 7 poin dari 3 laga. JERRY OMONA

Jack Komboy: Persipura Layak Menang atas Chonburi


Mantan pemain Persipura musim lalu, Jack Komboy menyebut, permainan yang diperagakan Boaz Solossa Cs saat menekuk Chonburi FC 3-0 pada ajang Asian Football Confederation di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (13/4) kemarin, patut diacungi jempol. “Permainan Persipura kemarin cukup baik. Mereka terlihat tenang dan tidak terburu-buru dalam membangun serangan. Begitu juga saat bertahan,” kata Jack Komboy, Kamis (14/4). Meski tim tamu bermain gemilang, organisasi permainan yang sangat rapi dari Persipura, bisa lebih mendominasi laga. “Chonburi bagus dalam bermain. Hanya saja Persipura lebih bisa mengontrol laga sehingga mereka bisa menguasai jalannya pertandingan,” ujarnya. Mengenai peluang ‘Mutiara Hitam’ saat bertandang ke Thailand menghadapi Chonburi FC, 26 April mendatang, menurutnya Boaz Solossa Cs tetap berpeluang mengulang hasil yang sama jika mereka bisa mempertahankan performanya. “Tapi saya rasa seri saja itu sudah cukup, mengingat Persipura akan bermain di kandang lawan. Tentu Chonburi juga akan berjuang habis-habisan untuk meraih kemenangan,” ucapnya. Tiga gol kemenangan Persipura dalam laga melawan Chonburi FC, dicetak Tinus Pae dimenit ke-8, Titus Bonay menit-43, dan pemain pengganti Lukas Mandowen pada menit ke-82. Dengan hasil ini Persipura untuk sementara memuncaki Grup H dengan 7 poin dari 3 laga. JERRY OMONA

Wednesday, April 13, 2011

Yoo Tersanjung Pujian Pelatih Chonburi


Aksi kiper Persipura, Yoo Jae Hoon yang berkali-kali menyelamatkan gawang Persipura dari tendangan keras dan terukur Pipop On Mo dkk sempat membuat pusing pelatih Chonburi, Withaya Laohakul. Ia tak menyangka Persipura memiliki kiper yang dahsyat dan mampu mementahkan semua serangan timnya. Mantan pelatih Timnas Thailand ini menyebut Yoo adalah pemain terbaik (man of the mach) pada pertandingan kemarin.

"Kalau saya disuruh memilih maka pilihan itu adalah kiper Persipura, ia bermain bagus dan sangat luar biasa," ungkap Withaya dalam press conference usai pertandingan. Menurutnya beberapa kali pemain depan sudah mencoba untuk menciptakan gol dan memang ada beberapa bola nyata mengarah ke gawang, untungnya tangkapan Yoo selalu tepat dalam pelukan.

"Terimakasih, saya tidak sangka dipilih menjadi pemain terbaik tapi ini semua berkat bantuan teman-teman dan Tuhan," Ujar Yoo merendah. "Saya bermain untuk istri dan kemenangan Persipura. Itu saja," tambahnya.

Pelatih Chonburi juga menganggap kualitas pemain Persipura bagus, gerakan dan tehnik yang dimiliki bisa dibilang komplit. Ia menilai sambutan yang diberikan publik papua sangat menakjubkan.

Awalnya ia berfikir bahwa kondisi lapangan dan atmosfir stadion Mandala Jayapura tak sebagus jika bermain di Jakarta namun semua anggapannya terbantahkan setelah 90 menit berada di lapangan. "Tentang sambutan di Papua saya pikir disini bagus. Awalnya saya kira tak sama seperti Jakarta ternyata lebih baik," tandasnya.

Tentang apakah pemainnya kebingungan dengan wajah pemain Persipura terutama pemain Papua, sambil tertawa Withaya mengatakan semua tak masalah sekalipun dikatakan ada pemain yang wajahnya sedikit mirip-mirip.

Yoo Tersanjung Pujian Pelatih Chonburi


Aksi kiper Persipura, Yoo Jae Hoon yang berkali-kali menyelamatkan gawang Persipura dari tendangan keras dan terukur Pipop On Mo dkk sempat membuat pusing pelatih Chonburi, Withaya Laohakul. Ia tak menyangka Persipura memiliki kiper yang dahsyat dan mampu mementahkan semua serangan timnya. Mantan pelatih Timnas Thailand ini menyebut Yoo adalah pemain terbaik (man of the mach) pada pertandingan kemarin.

"Kalau saya disuruh memilih maka pilihan itu adalah kiper Persipura, ia bermain bagus dan sangat luar biasa," ungkap Withaya dalam press conference usai pertandingan. Menurutnya beberapa kali pemain depan sudah mencoba untuk menciptakan gol dan memang ada beberapa bola nyata mengarah ke gawang, untungnya tangkapan Yoo selalu tepat dalam pelukan.

"Terimakasih, saya tidak sangka dipilih menjadi pemain terbaik tapi ini semua berkat bantuan teman-teman dan Tuhan," Ujar Yoo merendah. "Saya bermain untuk istri dan kemenangan Persipura. Itu saja," tambahnya.

Pelatih Chonburi juga menganggap kualitas pemain Persipura bagus, gerakan dan tehnik yang dimiliki bisa dibilang komplit. Ia menilai sambutan yang diberikan publik papua sangat menakjubkan.

Awalnya ia berfikir bahwa kondisi lapangan dan atmosfir stadion Mandala Jayapura tak sebagus jika bermain di Jakarta namun semua anggapannya terbantahkan setelah 90 menit berada di lapangan. "Tentang sambutan di Papua saya pikir disini bagus. Awalnya saya kira tak sama seperti Jakarta ternyata lebih baik," tandasnya.

Tentang apakah pemainnya kebingungan dengan wajah pemain Persipura terutama pemain Papua, sambil tertawa Withaya mengatakan semua tak masalah sekalipun dikatakan ada pemain yang wajahnya sedikit mirip-mirip.

South China vs East Bengal =1-0


Setelah persipura menghantam chonburi 3-0 , pertandingan lain di grup g wakil hongkong berhasil mengungguli wakil india east bengal dengan skor 1-0 . satu-satunya gol southchina dicetak mateja kezman menit 70.
berikut klasemen grup g :

Team Pld W D L GF GA GD Pts
Indonesia Persipura Jayapura 3 2 1 0 8 2 +6 7
Thailand Chonburi 3 1 1 1 7 7 0 4
Hong Kong South China 3 1 1 1 2 4 −3 4
India Kingfisher East Bengal 2 0 1 1 5 8 −3 1

South China vs East Bengal =1-0


Setelah persipura menghantam chonburi 3-0 , pertandingan lain di grup g wakil hongkong berhasil mengungguli wakil india east bengal dengan skor 1-0 . satu-satunya gol southchina dicetak mateja kezman menit 70.
berikut klasemen grup g :

Team Pld W D L GF GA GD Pts
Indonesia Persipura Jayapura 3 2 1 0 8 2 +6 7
Thailand Chonburi 3 1 1 1 7 7 0 4
Hong Kong South China 3 1 1 1 2 4 −3 4
India Kingfisher East Bengal 2 0 1 1 5 8 −3 1

VB Sports vs TSW Pegasus = 3-5


di grup f sriwijaya berhasil menumpas tim vietnn song lam nghe an dan Dalam lanjutan afc cup 2011 grup f lainnya wakil maladewa vb sports takluk 3-5 oleh wakil hongkong tsw pegasus.
Pegasus mencetak empat gol di babak pertama untuk mengakhiri harapan tuan rumah. Meskipun VB berhasil mencetak tiga gol di babak kedua.

Pada menit ke-14, pegasus membuka skor melalui Carrijo dari sebuah header yang luar biasa. .

7 menit kemudian Carrijo mencetak gol keduanya untuk pegasus.

Dua menit kemudian, Carrijo mencetak hat-rick. kiper vb sports Habeeb gagal menghentikan tembakan rendah di tepi area penalti.

Pegasus mencetak gol keempat mereka di menit ke-43 melalui Lai Yiu .

VB mencetak gol pertama mereka di menit ke-47 oleh Abu dari titik penalti.

Dua menit kemudian, kiper vb sports Haneef blunder dan mencetak gol bunuh diri. tendangan bebas Carrijo dibelokkan ke gawang sendiri.

Pada menit ke-67, Shamveel mencetak gol kedua untuk vb sports dari tembakan yang menakjubkan dari luar kotak penalti.

Pada menit ke-90, vb memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5 melalui easa.

berikut klasemen grup f


Team Pld W D L GF GA GD Pts
Indonesia Sriwijaya 3 2 1 0 6 3 +3 7
Hong Kong TSW Pegasus 3 2 0 1 8 6 2 6
Vietnam Song Lam Nghe An 3 1 0 2 5 6 −1 3
Maldives VB 3 0 1 2 5 9 −4 1

VB Sports vs TSW Pegasus = 3-5


di grup f sriwijaya berhasil menumpas tim vietnn song lam nghe an dan Dalam lanjutan afc cup 2011 grup f lainnya wakil maladewa vb sports takluk 3-5 oleh wakil hongkong tsw pegasus.
Pegasus mencetak empat gol di babak pertama untuk mengakhiri harapan tuan rumah. Meskipun VB berhasil mencetak tiga gol di babak kedua.

Pada menit ke-14, pegasus membuka skor melalui Carrijo dari sebuah header yang luar biasa. .

7 menit kemudian Carrijo mencetak gol keduanya untuk pegasus.

Dua menit kemudian, Carrijo mencetak hat-rick. kiper vb sports Habeeb gagal menghentikan tembakan rendah di tepi area penalti.

Pegasus mencetak gol keempat mereka di menit ke-43 melalui Lai Yiu .

VB mencetak gol pertama mereka di menit ke-47 oleh Abu dari titik penalti.

Dua menit kemudian, kiper vb sports Haneef blunder dan mencetak gol bunuh diri. tendangan bebas Carrijo dibelokkan ke gawang sendiri.

Pada menit ke-67, Shamveel mencetak gol kedua untuk vb sports dari tembakan yang menakjubkan dari luar kotak penalti.

Pada menit ke-90, vb memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5 melalui easa.

berikut klasemen grup f


Team Pld W D L GF GA GD Pts
Indonesia Sriwijaya 3 2 1 0 6 3 +3 7
Hong Kong TSW Pegasus 3 2 0 1 8 6 2 6
Vietnam Song Lam Nghe An 3 1 0 2 5 6 −1 3
Maldives VB 3 0 1 2 5 9 −4 1

Jacksen: Ini Sejarah Baru Sepakbola Jayapura


Persipura menang telak 3-0 atas Chonburi AFC di AFC Cup, Rabu, 13 April 2011. Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengatakan, kemenangan ini merupakan sejarah baru bagi sepakabola Jayapura.

"Menjadi tuan rumah pertama untuk laga internasional dan langsung menang. Anak-anak tampil cukup baik, dan kami berhasil menang," kata Jacksen.

Mengenai permainan, kata Jacksen, timnya tampil cukup disiplin sehingga mampu memaksimalkan peluang-peluang yang ada. Gol cepat Tinus Pae juga membuat tim semakin percaya diri.

Ditanya siapa bintang lapangan kali ini, Jacksen menunjuk ke penonton Jayapura. "Luar biasa dukungan Persipura Mania, ini yang memompa semangat pemain,’’ tandasnya.

Jacksen juga menyatakan timnya tidak akan menemui kendala jika nanti dalam pertemuan kedua di kandang Chonburi harus bertanding di malam hari. ‘’Kami sudah biasa main malam, jadi sama sekali bukan masalah." (Laporan: Banjir Ambarita, Jayapura | kd)

Jacksen: Ini Sejarah Baru Sepakbola Jayapura


Persipura menang telak 3-0 atas Chonburi AFC di AFC Cup, Rabu, 13 April 2011. Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengatakan, kemenangan ini merupakan sejarah baru bagi sepakabola Jayapura.

"Menjadi tuan rumah pertama untuk laga internasional dan langsung menang. Anak-anak tampil cukup baik, dan kami berhasil menang," kata Jacksen.

Mengenai permainan, kata Jacksen, timnya tampil cukup disiplin sehingga mampu memaksimalkan peluang-peluang yang ada. Gol cepat Tinus Pae juga membuat tim semakin percaya diri.

Ditanya siapa bintang lapangan kali ini, Jacksen menunjuk ke penonton Jayapura. "Luar biasa dukungan Persipura Mania, ini yang memompa semangat pemain,’’ tandasnya.

Jacksen juga menyatakan timnya tidak akan menemui kendala jika nanti dalam pertemuan kedua di kandang Chonburi harus bertanding di malam hari. ‘’Kami sudah biasa main malam, jadi sama sekali bukan masalah." (Laporan: Banjir Ambarita, Jayapura | kd)

Pelatih Chonburi : Cuaca Panas Rusak Konsentrasi


Cuaca panas kota Jayapura mengganggu konsentrasi tim asal Thailand, Chonburi FC. Pada pertandingan hari Rabu, 13 April 2011, itu Chonburi kalah 0-3 dari tuan rumah Persipura.

"Suhu yang panas pada babak pertama membuat konsentrasi pemain terganggu. Dan kondisi ini mampu dimanfaatkan secara baik oleh Persipura sehingga langsung unggul 2-0," ujar Pelatih Chonburi FC Wittaya Laohakul kepada wartawan usai pertandingan.

Ia menambahkan di babak kedua konsentrasi pemainnya mulai kembali setelah suhu udara turun. Timnya berhasil mengendalikan permainan, tapi cemerlangnya kiper Yoo Jae Hoon, membuat gawang Persipura tak juga kebobolan.

"Saya kira bintang kali ini adalah kiper Persipura. Ia berhasil melakukan beberapa kali penyelamatan dan kami tidak beruntung, malah kebobolan lagi,’’ katanya.

Meski mengatakan bintang lapangan adalah Yoo Jae hoo, tapi pelatih Chonburi tetap mengakui kemampuan Boas Solossa yang sangat luar biasa. “Pemain nomor dua sungguh luar biasa, tidak mencetak gol tapi mampu menciptakan sejumlah peluang," ujarnya.

Wittaya Laohakul mengakui jalannya pertandingan cukup baik dan Persipura adalah tim yang bagus, baik soal kolektivitas maupun kemampuan pemainnya. Meski demikian, ia yakin Chonburi akan bisa membalas kekalahan ini, saat main di Thailand pada 26 April 2011. “Saya optimistis nanti kalau main di negeri kami, pasti menang," tegasnya. (Laporan: Banjir Ambarita, Jayapura | kd)

Pelatih Chonburi : Cuaca Panas Rusak Konsentrasi


Cuaca panas kota Jayapura mengganggu konsentrasi tim asal Thailand, Chonburi FC. Pada pertandingan hari Rabu, 13 April 2011, itu Chonburi kalah 0-3 dari tuan rumah Persipura.

"Suhu yang panas pada babak pertama membuat konsentrasi pemain terganggu. Dan kondisi ini mampu dimanfaatkan secara baik oleh Persipura sehingga langsung unggul 2-0," ujar Pelatih Chonburi FC Wittaya Laohakul kepada wartawan usai pertandingan.

Ia menambahkan di babak kedua konsentrasi pemainnya mulai kembali setelah suhu udara turun. Timnya berhasil mengendalikan permainan, tapi cemerlangnya kiper Yoo Jae Hoon, membuat gawang Persipura tak juga kebobolan.

"Saya kira bintang kali ini adalah kiper Persipura. Ia berhasil melakukan beberapa kali penyelamatan dan kami tidak beruntung, malah kebobolan lagi,’’ katanya.

Meski mengatakan bintang lapangan adalah Yoo Jae hoo, tapi pelatih Chonburi tetap mengakui kemampuan Boas Solossa yang sangat luar biasa. “Pemain nomor dua sungguh luar biasa, tidak mencetak gol tapi mampu menciptakan sejumlah peluang," ujarnya.

Wittaya Laohakul mengakui jalannya pertandingan cukup baik dan Persipura adalah tim yang bagus, baik soal kolektivitas maupun kemampuan pemainnya. Meski demikian, ia yakin Chonburi akan bisa membalas kekalahan ini, saat main di Thailand pada 26 April 2011. “Saya optimistis nanti kalau main di negeri kami, pasti menang," tegasnya. (Laporan: Banjir Ambarita, Jayapura | kd)

Sriwijaya vs Song Lam Nghe an = 3-1 , Wongkito Menang Dengan 10 Pemain



Sriwijaya fc sukses menekuk tamunya song lam nhe an 3-1.Kayamba membawa SFC unggul melalui tendangan bebasnya di menit 12. Adapun jalannya pertandingan,sejak kick off Sriwijaya FC terus menekan, beberapa peluang didapatkan namun gagal. Memasuki menit ke-12, Budi Sudarsono mencoba membangun serangan dengan menusuk pertahanan lawan, namun diganjal pemain belakang Song Lam, Duc Thang dan wasit memberikan tendangan bebas untuk tuan rumah. Kayamba yang mengambil bola melakukan tembakan keras melewati pemain belakang untuk membobol gawang Song Lam. Bola bergulir ke sisi kiri gawang dan gagal ditahan kiper Duc Thang. Kedudukan 1-0 untuk SFC. SFC terus menekan, namun di menit 33 sempat kecolongan ketika Diano terjatuh dan cedera, sehingga tidak bisa membendung gerakan striker Ngoc An yang membawa bola dari tengah lapangan memasuki eral penalti. Bobby pun terpaksa mengganjal pemain lawan, dan kartu merah diberikan wasit kepada Bobby karena melanggar striker Song Lam, Ngoc An. Ia diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke-33, karena dianggap menggagalkan peluang matang karena Anh sudah masuk kotak penalti dan nyaris mencetak gol. SFC pun bermain dengan 10 pemain. Diano yang cedera pinggang akhirnya ditarik keluar digantikan Ivan Kolev. Ridwan ditempatkan disisi bek center, karena SFC hanya bermain dengan 10 pemain. Kolev kembali menarik gelandang Oktovianus Maniani digantikan Ahmad Jufriyanto untuk memperkuat pertahanan. Kedua tim saling menyerang, namun SFC lebih mendominasi, sayang tidak ada gol tercipta, kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua permainan tetap dikendalikan SFC, Que Manh menerima kartu kuning karena melanggar Supardi. Kemudian Binh juga menerima kartu kuning karena tiba-tiba masuk lapangan tanpa persetujuan wasit, dan Hoang Tinh juga menerima kartu kuning karena melanggar Ponaryo. Binh akhir masuk lapangan menggantikan Than Dat. Pergantian pemain berjalan sukses, Song Lam bermain menekan dan pada menit ke-56 Nguyen Chong Man sukses membobol gawang Ferry melalui skema serangan balik. Permainan berlangsung keras dan Ahmad Jufriyanto menerima kartu kuning usai menekel penyerang Song Lam. Sementara serang terus dikendalikan SFC beberapa kali Budi ataupun Kayamba gagal menyelesaikan peluang di depan gawang lawan. Memasuki menit ke-75 hans ball dilakukan pemain belakang tim tamu dan wasit memberikan tendangan bebas. Ponaryo kemudian memberikan krosing yang disambar Thierry membobol gawang Song Lam. Kedudukan 2-1 tak bertahan lama, melalui serang balik Ponaryo memberikan krosing kepada Budi yang dengan dingin menundukkan Duc Thang. Kebobolan dua gol dalam dua menit membuat Song Lam menarik kiper Duc Thang digantikan Nguyen Manh. kedudukan bertahan hingga usai

Sriwijaya vs Song Lam Nghe an = 3-1 , Wongkito Menang Dengan 10 Pemain



Sriwijaya fc sukses menekuk tamunya song lam nhe an 3-1.Kayamba membawa SFC unggul melalui tendangan bebasnya di menit 12. Adapun jalannya pertandingan,sejak kick off Sriwijaya FC terus menekan, beberapa peluang didapatkan namun gagal. Memasuki menit ke-12, Budi Sudarsono mencoba membangun serangan dengan menusuk pertahanan lawan, namun diganjal pemain belakang Song Lam, Duc Thang dan wasit memberikan tendangan bebas untuk tuan rumah. Kayamba yang mengambil bola melakukan tembakan keras melewati pemain belakang untuk membobol gawang Song Lam. Bola bergulir ke sisi kiri gawang dan gagal ditahan kiper Duc Thang. Kedudukan 1-0 untuk SFC. SFC terus menekan, namun di menit 33 sempat kecolongan ketika Diano terjatuh dan cedera, sehingga tidak bisa membendung gerakan striker Ngoc An yang membawa bola dari tengah lapangan memasuki eral penalti. Bobby pun terpaksa mengganjal pemain lawan, dan kartu merah diberikan wasit kepada Bobby karena melanggar striker Song Lam, Ngoc An. Ia diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke-33, karena dianggap menggagalkan peluang matang karena Anh sudah masuk kotak penalti dan nyaris mencetak gol. SFC pun bermain dengan 10 pemain. Diano yang cedera pinggang akhirnya ditarik keluar digantikan Ivan Kolev. Ridwan ditempatkan disisi bek center, karena SFC hanya bermain dengan 10 pemain. Kolev kembali menarik gelandang Oktovianus Maniani digantikan Ahmad Jufriyanto untuk memperkuat pertahanan. Kedua tim saling menyerang, namun SFC lebih mendominasi, sayang tidak ada gol tercipta, kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua permainan tetap dikendalikan SFC, Que Manh menerima kartu kuning karena melanggar Supardi. Kemudian Binh juga menerima kartu kuning karena tiba-tiba masuk lapangan tanpa persetujuan wasit, dan Hoang Tinh juga menerima kartu kuning karena melanggar Ponaryo. Binh akhir masuk lapangan menggantikan Than Dat. Pergantian pemain berjalan sukses, Song Lam bermain menekan dan pada menit ke-56 Nguyen Chong Man sukses membobol gawang Ferry melalui skema serangan balik. Permainan berlangsung keras dan Ahmad Jufriyanto menerima kartu kuning usai menekel penyerang Song Lam. Sementara serang terus dikendalikan SFC beberapa kali Budi ataupun Kayamba gagal menyelesaikan peluang di depan gawang lawan. Memasuki menit ke-75 hans ball dilakukan pemain belakang tim tamu dan wasit memberikan tendangan bebas. Ponaryo kemudian memberikan krosing yang disambar Thierry membobol gawang Song Lam. Kedudukan 2-1 tak bertahan lama, melalui serang balik Ponaryo memberikan krosing kepada Budi yang dengan dingin menundukkan Duc Thang. Kebobolan dua gol dalam dua menit membuat Song Lam menarik kiper Duc Thang digantikan Nguyen Manh. kedudukan bertahan hingga usai

Persipura vs Chonburi = 3-0 , Black Pearl Pimpin Klasemen



Persipura Jayapura sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Chonburi FC dalam lanjutan penyisihan grup Piala AFC 2010/11, Rabu, 13 April 2011. Kemenangan ini membuat Persipura menduduki puncak klasemen grup H dengan poin 7.

Bermain di Stadion Mandala untuk pertama kalinya di ajang bergengsi ini, membuat Persipura lebih bersemangat. Sejak menit awal, tim besutan Jacksen F. Tiago ini terus menekan daerah pertahanan Chonburi.

Tekanan wakil Indonesia itu akhirnya berbuah di menit ke-9. Persipura berhasil unggul 1-0 lewat gol Yustinus Pae setelah sukses meneruskan umpan matang Boaz Solossa. Keunggulan tim asal Papua itu bertambah menjelang akhir babak pertama. Titus Bonay membawa Persipura memimpin 2-0 setelah tendangannya tidak mampu diantisipasi kiper Chonburi, Kosin Sinthaweechai.

Memasuki babak kedua, tim asal Thailand yang juga saingan utama Persipura di grup H ini berusaha terus menyerang. Bahkan di menit ke-49, gawang Persipura hampir kebobolan. Namun, sial bagi Chonburi. Bola yang sudah mengarah ke gawang berhasil dihalau Ortizan Solossa yang berdiri di tempat yang tepat.

Ketinggalan 2-0 membuat pelatih Chonburi, Withaya Laohakul, meminta pemainnya terus menyerang total. Bahkan, pemain bertahan Chonburi Dargo Rakocevic dan Nattaphong juga turut mengancam gawang Persipura dengan tendangan jarak jauhnya.

Tekanan terus diberikan Chonburi dan pada menit 70, giliran Pa Pob on-Mao yang mengancam gawang Jae Hoon. Beruntung bagi Persipura karena bola masih tipis di atas mistar gawang.

Keasyikan menyerang membuat Chonburi lupa pada pertahanannya. Melalui serangan balik, Boaz berhasil melewati Rakocevic dan tinggal berhadapan dengan kiper Chonburi. Sayang kontrol Boaz kurang bagus dan bola segera ditangkap oleh Kosin.

Serangan balik yang cepat memang menjadi andalan Persipura. Strategi Jacksen pun akhirnya kembali membuahkan hasil. Pemain yang baru masuk di babak kedua, Lukas Mandowen membawa Persipura unggul 3-0. Bola yang melambung tidak bisa ditangkap dengan baik oleh mantan kiper Persib itu. Mandowen yang terus berlari dengan mudah memasukkan bola ke gawang Chonburi.

Tertinggal 3-0 membuat Persipura sedikit kendor di sektor pertahanan. Namun, serangan pantang menyerah Chonburi selalu berhasil dimentahkan Jae Hoon yang tampil cemerlang. Dalam waktu 10 menit terakhir, Jae Hoon membuat empat kali penyelamatan gemilang.

Menjelang akhir babak kedua, Persipura yang sudah jauh unggul justru harus bermain dengan 10 orang. Yohanis Tjoe yang sudah menerima kartu kuning pada babak pertama, menerima kartu merah setelah tackle kerasnya berbuah kartu kuning kedua.

Persipura akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan 3-0 hingga peluit akhir berbunyi.

Persipura vs Chonburi = 3-0 , Black Pearl Pimpin Klasemen



Persipura Jayapura sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Chonburi FC dalam lanjutan penyisihan grup Piala AFC 2010/11, Rabu, 13 April 2011. Kemenangan ini membuat Persipura menduduki puncak klasemen grup H dengan poin 7.

Bermain di Stadion Mandala untuk pertama kalinya di ajang bergengsi ini, membuat Persipura lebih bersemangat. Sejak menit awal, tim besutan Jacksen F. Tiago ini terus menekan daerah pertahanan Chonburi.

Tekanan wakil Indonesia itu akhirnya berbuah di menit ke-9. Persipura berhasil unggul 1-0 lewat gol Yustinus Pae setelah sukses meneruskan umpan matang Boaz Solossa. Keunggulan tim asal Papua itu bertambah menjelang akhir babak pertama. Titus Bonay membawa Persipura memimpin 2-0 setelah tendangannya tidak mampu diantisipasi kiper Chonburi, Kosin Sinthaweechai.

Memasuki babak kedua, tim asal Thailand yang juga saingan utama Persipura di grup H ini berusaha terus menyerang. Bahkan di menit ke-49, gawang Persipura hampir kebobolan. Namun, sial bagi Chonburi. Bola yang sudah mengarah ke gawang berhasil dihalau Ortizan Solossa yang berdiri di tempat yang tepat.

Ketinggalan 2-0 membuat pelatih Chonburi, Withaya Laohakul, meminta pemainnya terus menyerang total. Bahkan, pemain bertahan Chonburi Dargo Rakocevic dan Nattaphong juga turut mengancam gawang Persipura dengan tendangan jarak jauhnya.

Tekanan terus diberikan Chonburi dan pada menit 70, giliran Pa Pob on-Mao yang mengancam gawang Jae Hoon. Beruntung bagi Persipura karena bola masih tipis di atas mistar gawang.

Keasyikan menyerang membuat Chonburi lupa pada pertahanannya. Melalui serangan balik, Boaz berhasil melewati Rakocevic dan tinggal berhadapan dengan kiper Chonburi. Sayang kontrol Boaz kurang bagus dan bola segera ditangkap oleh Kosin.

Serangan balik yang cepat memang menjadi andalan Persipura. Strategi Jacksen pun akhirnya kembali membuahkan hasil. Pemain yang baru masuk di babak kedua, Lukas Mandowen membawa Persipura unggul 3-0. Bola yang melambung tidak bisa ditangkap dengan baik oleh mantan kiper Persib itu. Mandowen yang terus berlari dengan mudah memasukkan bola ke gawang Chonburi.

Tertinggal 3-0 membuat Persipura sedikit kendor di sektor pertahanan. Namun, serangan pantang menyerah Chonburi selalu berhasil dimentahkan Jae Hoon yang tampil cemerlang. Dalam waktu 10 menit terakhir, Jae Hoon membuat empat kali penyelamatan gemilang.

Menjelang akhir babak kedua, Persipura yang sudah jauh unggul justru harus bermain dengan 10 orang. Yohanis Tjoe yang sudah menerima kartu kuning pada babak pertama, menerima kartu merah setelah tackle kerasnya berbuah kartu kuning kedua.

Persipura akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan 3-0 hingga peluit akhir berbunyi.

Tuesday, April 12, 2011

Lawan Song Lam Nghe An , Suyono arif Berharap Starter


Predikat supersub sepertinya masih belum menghilang dari winger Arif Suyono. Gelar tersebut kembali muncul kala pria kelahiran Batu, Malang (Jatim) 3 Januari 1984 ini, saat hantarkan Sriwijaya FC tekuk Persisam Putra Samarinda 3-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (9/4) lalu.
Pemain berjuluk Keceng itu, sukses lesatkan gol menit 89. Padahal mantan pemain Arema Indonesia tersebut baru masuk menit 83 mengantikan Oktovianus Maniani. “Jelas saya sangat bersyukur bisa ciptakan gol. Terlebih bisa bawa Sriwijaya FC raih kemenangan,” jelas Arif kepada Sumatera Ekspres kemarin, (12/3).
Sebelumnya Arif dapat gelar supersub lantaran 2 golnya di ajang Piala AFF 2010 didapat saat berstatus sebagai pemain pengganti. Meskipun demikian bukan berarti penggawa timnas Indonesia ini, puas jadi supersub. Buktinya pemilik tinggi 174 cm dan berat 59 kg ini mengaku ingin masuk starting eleven pada laga lanjutan Piala AFC grup F menghadapi Song Lam Nghe An dari Vietnam di Jakabaring sore ini, (13/4).
“Kalau saya terserah sama pelatih (Ivan Kolev), bila diturunkan saya siap,” jelas dia. “Sebagai pemain saya harus bisa menerima dan mengerti keputusan pelatih dalam menentukan pemain. Yang jelas pelatih lebih mengerti soal perkembangan pemain,” ungkap dia.
Namun Keceng tidak akan menolak jika dikasih kesempatan head coach Ivan Kolev untuk turun lebih awal. Konsekuensinya pemilik jersey 14 ini, janji main maksimal. “Saya rasa semua pemain ingin jadi starter. Saat ini kondisi saya tidak ada masalah bila diberi kepercayaan turun saya siap dan akan berusaha untuk berikan terbaik bagi klub,” lanjut dia.
Namun Arif tak berani bicarakan gol. Menurutnya menciptakan gol memang jadi harapannya sebagai pemain depan. Tapi dirinya tetap tidak akan memaksakan diri atau bermain egois untuk bisa melesatkan bola kejala tim lawan.
“Buat apa jika saya bisa ciptakan gol toh klub saya kalah. Lebih baiak tidak ciptakan gol tim menang. Baik lagi jika bisa ciptakan gol terus tim juga tidak kalah,” tukas dia.
Kolev sapaan akrab Ivan Kolev menuturkan jika starting eleven masih jadi rahasia. Karena itu, seperti biasa akan diumumkan saat meeting menjelang pertandingan. “Semua pemain punya kans sama untuk masuk starting eleven. Kecuali pemain cedera atau akumulasi kartu,” timpal dia.
Mantan arsitek Persija Jakarta dan Persipura Jayapura ini tidak menampik jika Keceng disebut lebih punya kesempatan besar untuk main terlebih dahulu. Itu kalau dilihat dari kondisi kebugaran fisik dan peforma. Sebab, saat sukses ciptakan gol ke gawang Persisam Arif hanya bermain 7 menit. Dengan “Pengalaman Arif juga sangat dibutuhkan untuk tim saat hadapi laga internasional. Kalau kondisinya bagus mungkin besok akan kami mainkan dari awal,” tukas pria asal Sofia, Bulgaria ini. (mg42)