Showing posts with label PERSISAM. Show all posts
Showing posts with label PERSISAM. Show all posts

Friday, April 22, 2011

Main Di Solo ,Persija Dirugikan, Persisam Merasa Beruntung


Masalah demi masalah menimpa Persija. Setelah keberadaan sang pelatih Rahmad Darmawan yang diusik oleh Satlak Prima, kini tim berjuluk Macan Kemayoran itu harus terusir dari kandangnya Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Persija tidak mendapat ijin dari pihak keamanan karena awal Mei nanti Jakarta akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN. Pesija pun terusir ke Solo. Sore nanti Persija akan menjamu Persisam Samarinda dalam lanjutan kompetisi ISL di Stadion Manahan.

Bagi Persija, laga usiran ini jelas sangat merugikan. Peluang merebut kemenangan agar bisa merangsek ke posisi ketiga klasemen sementara ISL menjadi berat. Sebab mereka tidak akan mendapat dukungan dari ribuan suporter setianya yang biasanya selalu all out dalam memberi support jka main di SUGBK.

"Tidak bisa main di kandang sendiri jelas satu kerugian. Tapi kami tetap akan mencoba memaksimalkan laga ini menjadi kemenangan sekaligus membalas kekalahan di Samarinda pada putaran pertama lalu," kata Rahmad Darmawan, pelatih Persija Jakartakemarin. Pada putaran pertama lalu Persija menyerah dengan skor tipis 1-0 saat bertandang ke Samarinda. "Yang penting kami harus fokus melawan Persisam besok (hari ini-Red)," lanjutnya.

Rahmad mengaku dalam beberapa pertandingan terakhir, timnya banyak melewatkan begetu saja peluang mencetak gol. Itu tidak boleh lagi terjadi saat melawan Persisam. Buruknya finishing touch itu membuat Bambang Pamungkas dkk hanya mampu meraih dua poin dan memasukkan tiga biji gol dalam empat laga terakhir.

"Saya rasa para penyerang kami kurang tenang dalam melakukan penyelesaian akhir. Padahal banyak sekali peluang yang dihasilkan. Yang paling buruk saya rasa waktu ditahan imbang Persiwa tanpa gol," keluh pelatih yang akrab disapa RD tersebut.

Dari kubu lawan, Persisam Putra Samarinda mengaku diuntungkan karena Persija tidak bisa main di SUGBK. Menurut pelatih Hendri Susilo, timnya memiliki kesempatan yang terbuka untuk merebut poin dari tangan Macan kemayoran. Dengan tambahan tiga poin, Elang Borneo - juluan Persisam Putra Samarinda - bakal merangsek ke posisi ke-3 sekaligus menggeser rivalnya tersebut karena jarak kedua tim hanya terpaut satu poin.

"Kami memang diuntungkan dengan bermain di tempat netral. Tapi, peluang kedua tim tetap sama dan kami tidak boleh remehkan Persija karena mereka tampil full team. Sedangkan kami harus bermain dengan stok yang minim. Hanya 16 pemain yang saya bawa. Target kami adalah bisa mendapat poin aja. Tidak harus menang," kata Hendri.

Persisam saat ini dibelit dengan masalah cedera pemain. Dengan cederanya beberapa pilar termasuk Pavel Solomin dan Agung Suprayogi, kekuatan Persisam tinggal tertumpu pada sosok Ronald Fagundez dan Julio Lopez. Kondisi ini juga diperparah dengan cidera yang dialami oleh M. Robbi dan Jacques Tsimi kala meladeni Persijap Jepara di pertandingan terakhir. Bahkan, Ahmad Sembiring dan I Wayan Gangga Mudana dipastikan bakal absen di pertandingan nanti setelah menerima akumulasi kartu kuning.

"Kondisi kami sangat pas-pasan setelah putaran kedua ini karena banyaknya cidera pemain. Anda lihat sendiri lawan Persijap kemarin, Fandy Mochtar saya posisikan sebagai striker. Saya juga pusing untuk menentukan strating buat besok (hari ini). Lihat dulu kondisi Robbi dan Tsimi, apa bisa diturunkan atau tidak," tutur Hendri. (ali)
Prakiraan Pemain
Persija (4-3-3), 34-Hendro Kartiko (g), 2-Emuejeraye Precious, 13-Hasim Kipuw, 23-Leo Saputra, 14-Ismed Sofyan, 8-Syamsul Bachri Haeruddin, 7-Ramdani Lestaluhu, 81-M. Ilham, 10-Greg Nwokolo, 20- Bambang Pamungkas (c), 15-Aliyudin
Pelatih : Rachmad Darmawan

Persisam (4-4-2), 59-Wawan Hendrawan (g), 5-Fandy Mochtar, 3-Syaiful Lawenussa, 4-Jacques Tsimi, 18-Usep Munandar, 8-Gantar Khan, 7-Choi Dong Soo, 28-Ronald Fagundez, 22-Irsyad Aras, 10-Julio Lopez (c), 9-Aldeir Makatindu
Pelatih : Hendri Susilo

Persija vs Persisam : Misi Pertama Di Solo


Persija Jakarta harus mengungsi ke Stadion Manahan, Solo, saat menjamu Persisam Putra Samarinda, sore ini. Namun, kemenangan adalah target yang tak boleh ditawar Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk.

Meraih tiga poin pertama di Solo menjadi titel Persija pada laga yang akan ditayangkan antvmulai 15.25 WIBini. Lantas,kenapa ini misi pertama? Jawabannya,ini partai pindah kandang perdana skuad Macan Kemayoranpada putaran kedua dan pertandingan ini statusnya krusial menuju akhir musim. Efek pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada 1–5 Mei nanti, Persija tak dapat izin bermain di Jakarta di beberapa laga kandangnya.

Namun,semua ini dianggap Rahmad ’RD’ Darmawan bukan halangan besar untuk memburu peluang klubnya,yang minimal mengejar posisi runner-upDjarum Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. ”Tidak ada yang perlu dirisaukan, meskipun harus tampil di Solo.Bagi kami, Solo sudah menjadi rumah kedua bagi Persija.Sebab,kami sering menggelar laga homedi tempat ini,”kata RD,kemarin.

Eks arsitek Sriwijaya FC (SFC) ini juga yakin mendapat dukungan dari publik sepak bola Solo.Apalagi,striker asing Persija Greg Nwokolo merupakan mantan pemain Persis Solo.Tentu ini menjadi keuntungan bagi Bepe dkk.Optimisme Persija juga didukung sejarah sepak terjang Macan Kemayoran saat tampil di Solo. Pada 23 Oktober 2010,Macan Kemayoran sukses melibas Pelita Jaya dengan skor 1-0.

Sebelumnya Persija juga pernah menjamu Persisam Putra di Manahan,yakni di Piala Indonesia 2010.Saat itu Persija menang tipis 1-0. Macan Kemayoranjuga diuntungkan oleh sejarah pertemuan.Dari empat laga kontra Persisam Putra,Persija meraih kemenangan tiga kali lalu sisanya seri. Catatan itu termasuk kemenangan di Solo pada Piala Indonesia 2010.

”Kami akan bermain lebih tenang sehingga banyak peluang tidak terbuang percuma.Kami tetap memakai 4-4-2 sebagai skema dasar.Aliyudin mungkin akan turun sebagai starter,tapi kami harus melihat kondisi terakhirnya.Kami juga berharap pemain tidak lengah karena Persisam Putra punya kualitas individu,’’ ungkapnya. Meskipun salah satu pilarnya,Ambrizal, masih belum dalam kondisi 100%,RD tidak terlalu risau.

Dia masih memiliki Toni Sucipto,Baruna Octada,atau Eric Bayemi Maemble yang bisa diturunkan sebagai starter. Sementara duet Bepe dan Agu Casmir tetap menjadi andalan di lini depan.Barisan gelandang dan lini belakang juga tidak ada kendala.Nama-nama seperti Ismed Sofyan, Precious Emuejeraye,plus Syamsul Chaeruddin akan bahu-membahu menggalang pertahanan dan membangun serangan.

Mengenai lawan yang akan dihadapinya, RD tidak melihat Persisam Putra dari posisi di papan klasemen.Menurut dia,klub berjuluk Elang Borneo itu tetap tim yang berbahaya dan mampu mengalahkan Persija pada putaran pertama. Selain itu,Persisam Putra juga memiliki sejumlah pemain berkualitas,seperti Ronald Fagundez,Choi Dong-soo,Julio Lopez. ”Tidak ada instruksi khusus.Pemain terdekat dengan lawan yang mencoba menembus pertahanan harus dihentikan.Kami optimistis di pertandingan ini,”tandas RD.

Dari tim tamu,Pelatih Persisam Putra Hendri Susilo mengungkapkan,anak asuhnya sedikit banyak diuntungkan dengan dipindahkan arena laga,dari Jakarta ke Solo.Setidaknya,tekanan dari pendukung Persija,Jakmania,tidak akan sebesar jika laga ini berlangsung di Jakarta. Meski begitu,Hendri ingin pasukannya tetap waspada. Meskipun tak main di Ibu Kota,penampilan Persija dipastikan tidak banyak berubah.

Apalagi,Persisam Putra kehilangan empat pilar utamanya; Pavel Solomin,Agung Suprayogi,Ahmad Sambiring,dan Gangga Mudana. Tiga nama ini absen dengan alasan berbeda.Pavel dan Agung masih cedera dan belum pulih.Sementara dua nama lain tak bisa merumput karena terkena akumulasi kartu kuning. Selain itu,Hendri masih menunggu kondisi terakhir M Roby,yang sempat mengalami cedera sebelum berangkat ke Solo.

Hanya,kondisi ini tak terlalu merisaukan sang pelatih. Bahkan,Hendri optimistis anak asuhnya minimal mampu mencuri hasil seri di Manahan.Dia menjamin semangat tempur pasukannya kembali membak. ”Kami tetap bertekad meraih poin di partai ini.Sebab,pada laga kandang kami sebelumnya,Persisam Putra hanya mampu bermain imbang saat melawan Persijap (Jepara).Kami ingin mencari poin yang hilang tersebut pada pertandingan ini,” pungkas Hendri. ●sundoyo hardi/wahyu argia

Wednesday, April 13, 2011

Persib vs Persisam = 4-1 ,ambisi Terpenuhi


ersib Bandung akhirnya mampu mencukur tamunya Persisam Putra Samarinda dengan skor 4-1 pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (13/4/2011).
ertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, tuan rumah Persib tampil menekan sejak awal babak pertama. Persib bahkan sudah mampu menciptakan kemelut di depan gawang Persisam pada menit ke-15.

Sayang Airlangga Sucipto yang berhasil merebut bola gagal memaksimalkan peluang tersebut. Tendangannya masih mengenai pemain lawan sehingga bola dengan mudah dijinakkan kiper Persisam, wawan Hendrawan.

Lima menit berselang, Airlangga akhirnya sukses membuat publik Bandung bersorak. Tandukannya memanfaatkan sepak pojok Miljan Radovic mampu mengecoh kiper Wawan Hendrawan dan membawa Persib unggul 1-0.

Airlangga kembali mencetak gol pada menit ke-40. Prosesnya juga mirip dengan gol pertama, yakni melalui tandukan keras memanfaatkan umpan sepak pojok Miljan Radovic. Persib pun unggul 2-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Pelatih Persib Daniel Roekito tak mengubah komposisi pemain 'The Winning Team'-nya. Anak-anak Bandung pun langsung tampil menekan.

Hasilnya baru laga baru berjalan 2 menit, Maung Bandung sudah mendapatkan peluang memperbesar keunggulan. Sayangnya, umpan Cristian Gonzales di sisi kiri kotak penalti, yang disodorkan kepada Hilton Moreira tepat di depan gawang, tidak mampu digapai. Padahal bola sudah lepas dari kiper Wawan Hendrawan..

Keasyikan menyerang, barisan pemaina belakangn Persib Bandung lengah. Akibatnya fatal. M Robby mampu memanfaatkan umpan matang Julio Lopez pada menit 51 dan menyarangkannya ke gawang Cecep Supriatna. Kedudukan pun berubah menjadi 2-1.

Kemasukan satu gol balasan dari Persisam di awal babak kedua, Pelatih Persib Daniel Roekito tampaknya ingin mengamankan keunggulan dengan memasukkan gelandang bertahan Hariono menggantikan Hilton Moreira pada menit 53.

Kendati menarik satu strikernya serangan Persib sama sekali tidak mengendur. Beberapa kali anak-anak Bandung menciptakan peluang. Peluang pertama didapat Cristian Gonzales yang sudah berhadapan dengan kiper Persisam, Wawan Hendrawan. Sayang tendangannya terlalu lemah hingga dengan mudah ditangkap oleh Wawan.

Peluang emas Maung Bandung datang pada menit 68 saat Miljan Radovic lepas dari jebakan off side. Miljan yang mendapat umpan matang dari kapten Eka Ramdani langsung berhadapan dengan Wawan di dalam kotak Sayang Miljan terlalu lama memainkan bola untuk mengecoh Wawan.

Akibatnya, para pemain Persisam dengan cepat membarikade gawang. Miljan pun kehilangan sudut tendangan hingga akhirnya bola melambung ke atas mistar gawang. Kegagalan memanfaatkan peluang emas ini membuat puluhan ribu bobotoh yang terus menyemangati Persib sepanjang laga, tampak kecewa.

Terus menekan bukan berarti Daniel Roekito mengabaikan pertahanan. Untuk memperkuat benteng pertahahan, Daniel menarik Gilang Angga Kusuma dan menggantinya dengan Wildansyah pada menit 71.

Jual beli serangan terus berlangsung dalam laga yang berlangsung keras tersebut. Memasuki 10 menit terakhir, Persisam lebih gencar melancarkan serangan. Untuk mempertajam serangan, Pelatih Persisam Hendro Susilo mengganti sejumlah pemain dengan tipe menyerang.

Sayangnya, serangan yang digalang Ronald Fagundes masih membentur tembok pertahanan yang dikawal Abanda Herman dan Maman Abdurahman.

Terus mendapat tekanan, Persib pun mulai mengendurkan tempo permainan saat laga menyisakan 7 menit dari waktu normal. Namun sesekali pemain depan Persib, seperti Gonzales dan Miljan melakukan penetrasi ke gawang Persisam.

Dukungan serangan pun dilakukan pemain pengganti, Wildansyah. Menit 87, Wildansyah pun menciptakan peluang. Namun umpan Miljan tersebut, mampu lebih dulu diamankan kiper Wawan.

Saat laga menyisakan dua menit lagi, Rahmat Afandi dimasukkan menggantikan pencetak dua gol. Airlangga Sutjipto yang tampak mulai kelelahan.

Selang satu menit, Persib kembali medapatkan hadiah tendangan bebas hanya beberapa meter tepa di depan kota penalti. Bola yang meluncur kencang ke pojok kiri gawang, tak mampu digawai Wawan. Persib pun unggul 3-1 atas tamunya Persisam.

Persib kembali menambah keunggulan, satu menit berselang lewat striker pengganti Rahmat Afandi pada menit 89. tendangan kaki kiri Afandi memanfaatkan bola liar hasil sundulan Gonzales menembus jala gawang Persisam. Persib akhirnya unggul 4-1 hingga peluit akhir babak kedua ditiup, satu menit kemudian.


Persib vs Persisam = 4-1 ,ambisi Terpenuhi


ersib Bandung akhirnya mampu mencukur tamunya Persisam Putra Samarinda dengan skor 4-1 pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (13/4/2011).
ertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, tuan rumah Persib tampil menekan sejak awal babak pertama. Persib bahkan sudah mampu menciptakan kemelut di depan gawang Persisam pada menit ke-15.

Sayang Airlangga Sucipto yang berhasil merebut bola gagal memaksimalkan peluang tersebut. Tendangannya masih mengenai pemain lawan sehingga bola dengan mudah dijinakkan kiper Persisam, wawan Hendrawan.

Lima menit berselang, Airlangga akhirnya sukses membuat publik Bandung bersorak. Tandukannya memanfaatkan sepak pojok Miljan Radovic mampu mengecoh kiper Wawan Hendrawan dan membawa Persib unggul 1-0.

Airlangga kembali mencetak gol pada menit ke-40. Prosesnya juga mirip dengan gol pertama, yakni melalui tandukan keras memanfaatkan umpan sepak pojok Miljan Radovic. Persib pun unggul 2-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Pelatih Persib Daniel Roekito tak mengubah komposisi pemain 'The Winning Team'-nya. Anak-anak Bandung pun langsung tampil menekan.

Hasilnya baru laga baru berjalan 2 menit, Maung Bandung sudah mendapatkan peluang memperbesar keunggulan. Sayangnya, umpan Cristian Gonzales di sisi kiri kotak penalti, yang disodorkan kepada Hilton Moreira tepat di depan gawang, tidak mampu digapai. Padahal bola sudah lepas dari kiper Wawan Hendrawan..

Keasyikan menyerang, barisan pemaina belakangn Persib Bandung lengah. Akibatnya fatal. M Robby mampu memanfaatkan umpan matang Julio Lopez pada menit 51 dan menyarangkannya ke gawang Cecep Supriatna. Kedudukan pun berubah menjadi 2-1.

Kemasukan satu gol balasan dari Persisam di awal babak kedua, Pelatih Persib Daniel Roekito tampaknya ingin mengamankan keunggulan dengan memasukkan gelandang bertahan Hariono menggantikan Hilton Moreira pada menit 53.

Kendati menarik satu strikernya serangan Persib sama sekali tidak mengendur. Beberapa kali anak-anak Bandung menciptakan peluang. Peluang pertama didapat Cristian Gonzales yang sudah berhadapan dengan kiper Persisam, Wawan Hendrawan. Sayang tendangannya terlalu lemah hingga dengan mudah ditangkap oleh Wawan.

Peluang emas Maung Bandung datang pada menit 68 saat Miljan Radovic lepas dari jebakan off side. Miljan yang mendapat umpan matang dari kapten Eka Ramdani langsung berhadapan dengan Wawan di dalam kotak Sayang Miljan terlalu lama memainkan bola untuk mengecoh Wawan.

Akibatnya, para pemain Persisam dengan cepat membarikade gawang. Miljan pun kehilangan sudut tendangan hingga akhirnya bola melambung ke atas mistar gawang. Kegagalan memanfaatkan peluang emas ini membuat puluhan ribu bobotoh yang terus menyemangati Persib sepanjang laga, tampak kecewa.

Terus menekan bukan berarti Daniel Roekito mengabaikan pertahanan. Untuk memperkuat benteng pertahahan, Daniel menarik Gilang Angga Kusuma dan menggantinya dengan Wildansyah pada menit 71.

Jual beli serangan terus berlangsung dalam laga yang berlangsung keras tersebut. Memasuki 10 menit terakhir, Persisam lebih gencar melancarkan serangan. Untuk mempertajam serangan, Pelatih Persisam Hendro Susilo mengganti sejumlah pemain dengan tipe menyerang.

Sayangnya, serangan yang digalang Ronald Fagundes masih membentur tembok pertahanan yang dikawal Abanda Herman dan Maman Abdurahman.

Terus mendapat tekanan, Persib pun mulai mengendurkan tempo permainan saat laga menyisakan 7 menit dari waktu normal. Namun sesekali pemain depan Persib, seperti Gonzales dan Miljan melakukan penetrasi ke gawang Persisam.

Dukungan serangan pun dilakukan pemain pengganti, Wildansyah. Menit 87, Wildansyah pun menciptakan peluang. Namun umpan Miljan tersebut, mampu lebih dulu diamankan kiper Wawan.

Saat laga menyisakan dua menit lagi, Rahmat Afandi dimasukkan menggantikan pencetak dua gol. Airlangga Sutjipto yang tampak mulai kelelahan.

Selang satu menit, Persib kembali medapatkan hadiah tendangan bebas hanya beberapa meter tepa di depan kota penalti. Bola yang meluncur kencang ke pojok kiri gawang, tak mampu digawai Wawan. Persib pun unggul 3-1 atas tamunya Persisam.

Persib kembali menambah keunggulan, satu menit berselang lewat striker pengganti Rahmat Afandi pada menit 89. tendangan kaki kiri Afandi memanfaatkan bola liar hasil sundulan Gonzales menembus jala gawang Persisam. Persib akhirnya unggul 4-1 hingga peluit akhir babak kedua ditiup, satu menit kemudian.


Tuesday, April 12, 2011

Djayusman Triasdi Lamar Gadis Mojang Bandung


Lawatan Persisam Putra ke Bandung, ternyata dijadikan momen spesial bagi Djayusman Triasdi, stopper Pesut Mahakam asal Makassar. Ya, Djayusman langsung memanfaatkan kehadirannya di Bandung untuk melamar Novriali Yami, yang sudah dikenalnya sejak 4 tahun lalu.

Dan pagi kemarin pukul 10.00 WIB, Djayusman bersama kedua orangtua serta kerabatnya, ditemani semua pemain dan manajemen Persisam Putra berangkat ke kediaman Novriali di kawasan Banjaran, Sindangpanon, Kabupaten Bandung.

“Saya kenal dengan Novriali di Laos saat SEA Games. Sejak itu kami terus berhubungan. Dan besok (hari ini, Red), saya akan datang ke rumahnya untuk melamar,” terang Djayusman saat dihubungi harian ini.

Novriali sendiri berprofesi sama dengan Djayusman, yaitu sebagai atlet. Novriali saat ini masih aktif bermain voli di klub Angkatan Udara, yang bermain di Proliga. Djayusman sangat senang karena ia datang tak hanya bersama orangtua dan kerabatnya. Seluruh pemain, manajemen serta pelatih menyatakan siap mengantarkan Djayusman dalam acara lamaran ini.

“Tim ini sangat kuat kekeluargannya. Terus terang saya sangat senang bisa datang bersama mereka ke acara saya,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, dirinya akan lebih bersemangat saat main dengan Persib Bandung. Harapan mendapatkan angka pun diutamakan Djayusman. “Di setiap pertandingan kami selalu ingin dapat hasil bagus. Dan melawan Persib pun saya ingin dapat hasil bagus,” ujarnya. (upi)

Djayusman Triasdi Lamar Gadis Mojang Bandung


Lawatan Persisam Putra ke Bandung, ternyata dijadikan momen spesial bagi Djayusman Triasdi, stopper Pesut Mahakam asal Makassar. Ya, Djayusman langsung memanfaatkan kehadirannya di Bandung untuk melamar Novriali Yami, yang sudah dikenalnya sejak 4 tahun lalu.

Dan pagi kemarin pukul 10.00 WIB, Djayusman bersama kedua orangtua serta kerabatnya, ditemani semua pemain dan manajemen Persisam Putra berangkat ke kediaman Novriali di kawasan Banjaran, Sindangpanon, Kabupaten Bandung.

“Saya kenal dengan Novriali di Laos saat SEA Games. Sejak itu kami terus berhubungan. Dan besok (hari ini, Red), saya akan datang ke rumahnya untuk melamar,” terang Djayusman saat dihubungi harian ini.

Novriali sendiri berprofesi sama dengan Djayusman, yaitu sebagai atlet. Novriali saat ini masih aktif bermain voli di klub Angkatan Udara, yang bermain di Proliga. Djayusman sangat senang karena ia datang tak hanya bersama orangtua dan kerabatnya. Seluruh pemain, manajemen serta pelatih menyatakan siap mengantarkan Djayusman dalam acara lamaran ini.

“Tim ini sangat kuat kekeluargannya. Terus terang saya sangat senang bisa datang bersama mereka ke acara saya,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, dirinya akan lebih bersemangat saat main dengan Persib Bandung. Harapan mendapatkan angka pun diutamakan Djayusman. “Di setiap pertandingan kami selalu ingin dapat hasil bagus. Dan melawan Persib pun saya ingin dapat hasil bagus,” ujarnya. (upi)

Persib vs Persisam : Maung Minus 3 Pilar


- Akibat cedera tak kunjung pulih, Markus Haris Maulana, Atep Ahmad Rizal dan Siswanto terpaksa kembali absen saat Persib menjamu Persisam Samarinda di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (13/4/2011).

Ketiga pemain pilar Maung Bandung itu masih dalam pemulihan cedera sejak sepekan lalu. Namun Persib akan kembali diperkuat gelandang Hariono yang sempat absen saat melawan Bontang FC, Sabtu (9/4/2011) lalu, lantaran sanksi akumulasi kartu kuning.

"Lawan Persisam, Markus, Atep dan Siswanto masih belum bisa main. Cedera mereka belum pulih," ujar pelatih Persib Daniel Roekito usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi Selasa (12/4/2011).

Meski begitu, Daniel sedikit pun tidak merasa khawatir. Pasalnya dengan formasi baru 4-4-2, tanpa kehadiran ketiga pemain tersebut, Maung Bandung masih bisa memetik angka penuh dari Bontang FC, Sabtu (9/4/2011).

"Buat saya tidak masalah, masih ada pemain lainnya yang bisa diandalkan. Kami tetap optimistis tanpa ketiganya, Persib bisa kembali meraih hasil baik,' jelasnya.

Atep mulai cedera pergelangan kaki saat menjamu Persipura di di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, akhir Maret lalu. Adapun cedera paha Markus dan lutut Siswanto diderita saat menantang Arema di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jum'at awal April. [gin]

Persib vs Persisam : Maung Minus 3 Pilar


- Akibat cedera tak kunjung pulih, Markus Haris Maulana, Atep Ahmad Rizal dan Siswanto terpaksa kembali absen saat Persib menjamu Persisam Samarinda di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (13/4/2011).

Ketiga pemain pilar Maung Bandung itu masih dalam pemulihan cedera sejak sepekan lalu. Namun Persib akan kembali diperkuat gelandang Hariono yang sempat absen saat melawan Bontang FC, Sabtu (9/4/2011) lalu, lantaran sanksi akumulasi kartu kuning.

"Lawan Persisam, Markus, Atep dan Siswanto masih belum bisa main. Cedera mereka belum pulih," ujar pelatih Persib Daniel Roekito usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi Selasa (12/4/2011).

Meski begitu, Daniel sedikit pun tidak merasa khawatir. Pasalnya dengan formasi baru 4-4-2, tanpa kehadiran ketiga pemain tersebut, Maung Bandung masih bisa memetik angka penuh dari Bontang FC, Sabtu (9/4/2011).

"Buat saya tidak masalah, masih ada pemain lainnya yang bisa diandalkan. Kami tetap optimistis tanpa ketiganya, Persib bisa kembali meraih hasil baik,' jelasnya.

Atep mulai cedera pergelangan kaki saat menjamu Persipura di di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, akhir Maret lalu. Adapun cedera paha Markus dan lutut Siswanto diderita saat menantang Arema di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jum'at awal April. [gin]

Saturday, April 9, 2011

Sriwijaya vs Persisam = 3-1 , Sukses Revans


Sriwijaya FC mengalahkan Persisam Putra Samarinda dengan skor 3-1 pada ajang Liga Super Indonesia (LSI), di Stadion Gelora Jakabaring, Sabtu (9/4) sekaligus membayar kekalahan di putaran pertama. Gol SFC dicetak Ponaryo Astaman menit 30, Jajang Mulyana menit 33 dan Arif Suyono menit 89. Sementara gol Persisam dilesakkan Julio Lopez menit 57. Sejak kick off kedua tim terlihat bermain hati-hati di lima menit pertama. Tetapi setelah itu Laskar Wong Kito terus melakukan tekanan demi tekanan. Persisam lebih bermain bertahan, sementara serangan Laskar Wong Kito selalu kandas karena kurang kreasi. Setelah gagal menyelesaikan beberapa peluang hingga 29 menit lamanya. Gelandang Ponaryo Astaman akhirnya membawa tuan rumah unggul melalui tandukan Ponaryo di menit 30. Serangan cepat Gumbs dari sisi kiri melewati barisan pertahanan Persisam. Bola kemudian diambil Jajang yang memberikan umpan krosing dan disambar Ponaryo dengan kepala menundukkan kiper Agung. Usai gol pertama, tuan rumah terus membangun serangan. Jajang kemudian menggandakan keunggulan dua menit kemudian sekaligus mengakhiri paceklik gol, usai menyelesaikan umpan krosing M Ridwan. Bermula dari serangan cepat, kerjasama Okto-Ridwan mengacak pertahanan Persisam dan Jajang mampu menyelesaikan peluang dengan baik. Kedudukan 2-0 bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua Sriwijaya FC dan Persisam tidak melakukan pergantian pemain. Gumbs cs terus melakukan tekanan demi tekanan. Sedangkan Persisam melalui Lopez dan Fagundez yang mengandalkan serangan balik beberapa kali mengancam gawang Ferry Rotinsulu. Tetapi belum ada gol tercipta. Sedangkan SFC mendapatkan peluang melalui Kayamba, tetapi gagal diselesaikan. Memasuki menit 57 justru Persisam mencetak gol memanfaatkan bola rebound dari umpan pojok Fandi. Memasuki menit 65 Hendri Susilo menarik keluar Wayan Mudana memasukkan Agung Suprayogi dan menarik Fandi memasukkan Ahmad Sembiring, Sementara Kolev keluar Kim Yong Hee digantikan Firman Utina. Kemudian menarik Okto digantikan Arif Suyono dan menarik Ponaryo Astaman digantikan Dirga Lasut. Masuknya Arif membawa keuntungan bagi tuan rumah karena pemain asal Malang itu mencetak gol di menit 89, memanfaatkan bola rebound tendangan Jajang.

Sriwijaya vs Persisam = 3-1 , Sukses Revans


Sriwijaya FC mengalahkan Persisam Putra Samarinda dengan skor 3-1 pada ajang Liga Super Indonesia (LSI), di Stadion Gelora Jakabaring, Sabtu (9/4) sekaligus membayar kekalahan di putaran pertama. Gol SFC dicetak Ponaryo Astaman menit 30, Jajang Mulyana menit 33 dan Arif Suyono menit 89. Sementara gol Persisam dilesakkan Julio Lopez menit 57. Sejak kick off kedua tim terlihat bermain hati-hati di lima menit pertama. Tetapi setelah itu Laskar Wong Kito terus melakukan tekanan demi tekanan. Persisam lebih bermain bertahan, sementara serangan Laskar Wong Kito selalu kandas karena kurang kreasi. Setelah gagal menyelesaikan beberapa peluang hingga 29 menit lamanya. Gelandang Ponaryo Astaman akhirnya membawa tuan rumah unggul melalui tandukan Ponaryo di menit 30. Serangan cepat Gumbs dari sisi kiri melewati barisan pertahanan Persisam. Bola kemudian diambil Jajang yang memberikan umpan krosing dan disambar Ponaryo dengan kepala menundukkan kiper Agung. Usai gol pertama, tuan rumah terus membangun serangan. Jajang kemudian menggandakan keunggulan dua menit kemudian sekaligus mengakhiri paceklik gol, usai menyelesaikan umpan krosing M Ridwan. Bermula dari serangan cepat, kerjasama Okto-Ridwan mengacak pertahanan Persisam dan Jajang mampu menyelesaikan peluang dengan baik. Kedudukan 2-0 bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua Sriwijaya FC dan Persisam tidak melakukan pergantian pemain. Gumbs cs terus melakukan tekanan demi tekanan. Sedangkan Persisam melalui Lopez dan Fagundez yang mengandalkan serangan balik beberapa kali mengancam gawang Ferry Rotinsulu. Tetapi belum ada gol tercipta. Sedangkan SFC mendapatkan peluang melalui Kayamba, tetapi gagal diselesaikan. Memasuki menit 57 justru Persisam mencetak gol memanfaatkan bola rebound dari umpan pojok Fandi. Memasuki menit 65 Hendri Susilo menarik keluar Wayan Mudana memasukkan Agung Suprayogi dan menarik Fandi memasukkan Ahmad Sembiring, Sementara Kolev keluar Kim Yong Hee digantikan Firman Utina. Kemudian menarik Okto digantikan Arif Suyono dan menarik Ponaryo Astaman digantikan Dirga Lasut. Masuknya Arif membawa keuntungan bagi tuan rumah karena pemain asal Malang itu mencetak gol di menit 89, memanfaatkan bola rebound tendangan Jajang.

Friday, April 8, 2011

Hendri Susilo : Hadapi Sriwijaya, Waspadai Timnas Mini


Persisam datang ke Palembang dengan rasa percaya diri. Target curi poin menjadi bidikan Elang Borneo (julukan Persisam). Tapi, meski demikian, skuadra Hendri Susilo tak mau jemawa. Pasalnya, Persisam tetap mewaspadai permainan Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC). “Tidak ada pemain individu yang kami waspadai. Semuanya perlu diwaspadai. Sebab, pemain Sriwijaya tim bertabur bintang,” kata pelatih Persisam Putra Samarinda, Hendri Susilo.
Wajar, bila Sriwijaya was-was dengan permainan Sriwijaya. Meski pada laga perdana mampu menumbangkan 4-1 atas Sriwijaya, itu tak menjadi patokan. Sebab, tim juara double winner 2007 itu merupakan tim bertabur bintang.
Seperti dihuni pemain asing yang berkualitas. Seperti, Keith Kayamba Gumbs yang menjadi mesin gol Laskar Sriwijaya. Begitu juga dengan defender asing Claudiano Alves Do Santos. Meski berstatus sebagai defender, Diano juga tak jarang menjadi ancaman tim lawan. Terbukti, bersama Sriwijaya, Diano telah mengoleksi dua gol. Diano juga piawao soal tendangan bebas serta heading bola-bola atas.
Selain itu juga pemain lokal Sriwijaya juga terbilang paling mentereng. Dibuktikan, banyaknya skuad Sriwijaya yang memperkuat Timnas Indonesia. Ya, untuk senior, Sriwijaya menyumbangkan 5 pemain terbaiknya. Seperti, Firman Utina, Ferry Rotinsulu, Muhammad Ridwan. Serta Arif Suyono dan Oktovianus Maniani.
Sementara untuk Timnas U-23, Sriwijaya telah menyumbangkan tiga pemain. Yakni, Gunawan Dwi Cahyo, Mahadirga Maranando Lasut serta Jajang Mulyana yang bakal memperkuat Timnas proyeksi SEA Games 2011.
“Semua orang pasti tahu Sriwijaya merupakan Timnas mini. Tak hanya itu, mereka juga banyak dihuni mantan pemain Timnas. Jadi, semua pemain mereka perlu diwaspadai. Termasuk pelatihnya juga. Sebab, Ivan Kolev merupakan salah satu pelatih berkualitas di tanah air saat ini,” pungkasnya. (mg43)

Hendri Susilo : Hadapi Sriwijaya, Waspadai Timnas Mini


Persisam datang ke Palembang dengan rasa percaya diri. Target curi poin menjadi bidikan Elang Borneo (julukan Persisam). Tapi, meski demikian, skuadra Hendri Susilo tak mau jemawa. Pasalnya, Persisam tetap mewaspadai permainan Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC). “Tidak ada pemain individu yang kami waspadai. Semuanya perlu diwaspadai. Sebab, pemain Sriwijaya tim bertabur bintang,” kata pelatih Persisam Putra Samarinda, Hendri Susilo.
Wajar, bila Sriwijaya was-was dengan permainan Sriwijaya. Meski pada laga perdana mampu menumbangkan 4-1 atas Sriwijaya, itu tak menjadi patokan. Sebab, tim juara double winner 2007 itu merupakan tim bertabur bintang.
Seperti dihuni pemain asing yang berkualitas. Seperti, Keith Kayamba Gumbs yang menjadi mesin gol Laskar Sriwijaya. Begitu juga dengan defender asing Claudiano Alves Do Santos. Meski berstatus sebagai defender, Diano juga tak jarang menjadi ancaman tim lawan. Terbukti, bersama Sriwijaya, Diano telah mengoleksi dua gol. Diano juga piawao soal tendangan bebas serta heading bola-bola atas.
Selain itu juga pemain lokal Sriwijaya juga terbilang paling mentereng. Dibuktikan, banyaknya skuad Sriwijaya yang memperkuat Timnas Indonesia. Ya, untuk senior, Sriwijaya menyumbangkan 5 pemain terbaiknya. Seperti, Firman Utina, Ferry Rotinsulu, Muhammad Ridwan. Serta Arif Suyono dan Oktovianus Maniani.
Sementara untuk Timnas U-23, Sriwijaya telah menyumbangkan tiga pemain. Yakni, Gunawan Dwi Cahyo, Mahadirga Maranando Lasut serta Jajang Mulyana yang bakal memperkuat Timnas proyeksi SEA Games 2011.
“Semua orang pasti tahu Sriwijaya merupakan Timnas mini. Tak hanya itu, mereka juga banyak dihuni mantan pemain Timnas. Jadi, semua pemain mereka perlu diwaspadai. Termasuk pelatihnya juga. Sebab, Ivan Kolev merupakan salah satu pelatih berkualitas di tanah air saat ini,” pungkasnya. (mg43)

Kolev : Tak ada Persiapan Khusus Hadapi Persisam


Pertemuan pertama, Sriwijaya FC harus tumbang 1-4 dari Persisam Putra Samarinda. Kekalahan itu juga termasuk hasil paling buruk yang didapat Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) saat berlaga di Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Tapi, meski demikian, tim juara double winner 2007 itu tak menganggap Persisam sebagai tim yang luar biasa. Pada bentrok kali keduanya, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, sore nanti (9/4) Sriwijaya tak menyiapkan strategi khusus. “Persiapan seperti biasanya, seperti menghadapi tim-tim lainnya. Sehingga tidak ada istilah khusus jelang pertandingan nanti,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev.
Meski demikian tim juara double winner 2007 itu tak mau jemawa. Laskar Sriwijaya tetap akan tampil fullpower demi memuluskan misinya meraih tiga poin di kandangnya sendiri. Sebab, Sriwijaya sendiri berambisi menyapu bersih 6 laga home yang tersisa. Target itu dikejar demi memuluskan target dari manajemen yang mematok tembus tiga besar di ISL.
Selain tampil ngotot, coach Ivan Kolev juga terus berkoar kepada anak asuhnya untuk tetap fokus pada pertandingan yang dijalani. Terlebih saat menjamu Persisam Putra Samarinda nanti. “Pemain harus bekerja keras serta fokus pada pertandingan yang akan dihadapi. Sebab, ini demi meraih hasil maksimal di setiap pertandingan,” lanjut mantan arsitek Timnas Indonesia itu.
Hal senada juga dilontarkan kubu Persisam Putra Samarinda. Pasalnya, meski akan menghadapi tim jawara sekelas Sriwijaya FC, skuadra Hendri Susilo tak menyiapkan strategi khusus. “Memang kami mewaspadai permainan Sriwijaya. Sebab, mereka adalah tim yang sulit dikalahkan. Serta merupakan salah satu tim terbaik di tanah air. Tapi, kami tidak menyiapkan strategi khusus pada pertandingan nanti,” timpal pelatih Persisam, Hendri Susilo. (mg43)

Kolev : Tak ada Persiapan Khusus Hadapi Persisam


Pertemuan pertama, Sriwijaya FC harus tumbang 1-4 dari Persisam Putra Samarinda. Kekalahan itu juga termasuk hasil paling buruk yang didapat Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) saat berlaga di Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Tapi, meski demikian, tim juara double winner 2007 itu tak menganggap Persisam sebagai tim yang luar biasa. Pada bentrok kali keduanya, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, sore nanti (9/4) Sriwijaya tak menyiapkan strategi khusus. “Persiapan seperti biasanya, seperti menghadapi tim-tim lainnya. Sehingga tidak ada istilah khusus jelang pertandingan nanti,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev.
Meski demikian tim juara double winner 2007 itu tak mau jemawa. Laskar Sriwijaya tetap akan tampil fullpower demi memuluskan misinya meraih tiga poin di kandangnya sendiri. Sebab, Sriwijaya sendiri berambisi menyapu bersih 6 laga home yang tersisa. Target itu dikejar demi memuluskan target dari manajemen yang mematok tembus tiga besar di ISL.
Selain tampil ngotot, coach Ivan Kolev juga terus berkoar kepada anak asuhnya untuk tetap fokus pada pertandingan yang dijalani. Terlebih saat menjamu Persisam Putra Samarinda nanti. “Pemain harus bekerja keras serta fokus pada pertandingan yang akan dihadapi. Sebab, ini demi meraih hasil maksimal di setiap pertandingan,” lanjut mantan arsitek Timnas Indonesia itu.
Hal senada juga dilontarkan kubu Persisam Putra Samarinda. Pasalnya, meski akan menghadapi tim jawara sekelas Sriwijaya FC, skuadra Hendri Susilo tak menyiapkan strategi khusus. “Memang kami mewaspadai permainan Sriwijaya. Sebab, mereka adalah tim yang sulit dikalahkan. Serta merupakan salah satu tim terbaik di tanah air. Tapi, kami tidak menyiapkan strategi khusus pada pertandingan nanti,” timpal pelatih Persisam, Hendri Susilo. (mg43)

Sriwijaya vs Persisam : Tensi Tinggi Di Jakabaring


– Laga antara Sriwijaya FC (SFC) versus Persisam Samarinda sore ini dipastikan berlangsung dalam tensi tinggi. Apalagi,kedua tim saat ini sama-sama memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Stadion Gelora Sriwijaya (SGS) Jakabaring bakal bergejolak menggelar lanjutan Indonesia Super League (ISL) sore ini.Di kubu tuan rumah,sukses menahan imbang pemuncak klasmen sementara Persipura 0-0 dan juara bertahan Arema FC 1-1,membuat Laskar Wong Kitolebih percaya diri. Sementara itu,tim tamu juga tak kalah hebatnya.Dari dua laga terakhir,Elang Borneomampu menyapu bersih enam poin saat mengandaskan Pelita Jaya 1-0 dan mempermalukan Bontang FC 1-0 di depan pendukungnya. Posisi klasemen makin memperpanas situasi.Persisam saat ini bertengger di posisi keempat dengan koleksi 32 poin.Di sisi lain, Laskar Wong Kito mogok di peringkat enam dengan torehan 28 poin.

Dengan kondisi ini,SFC tentu sangat berhasrat bisa memetik kemenangan, sekaligus membalaskan dendam saat dipermak 1-4 di Stadion Segiri Samarinda, kandang Persisam,pada putaran pertama lalu.Memang,kemenangan tidak akan mengubah posisi SFC di klasemen karena Arema yang berada satu trip di atas SFC memiliki poin 31 dan unggul head to head. Setidaknya dengan kemenangan ini akan menghambat langkah Persisam merangsek ke posisi tiga besar. Absennya beberapa pemain di kedua kubu pun diprediksi tak akan mengubah kekuatan kedua tim ini.SFC kehilangan Budi Sudarsono,Thierry Gautessi,dan Supardi.

Sementara Elang Borneotak bisa memainkan Pavel Solomin dan Wawan Hendrawan. “Absennya Wawan dan Pavel tidak akan berpengaruh banyak pada penampilan Persisam nanti.Apalagi Julio Lopez yang sebelumnya terkena akumulasi kartu kuning,sudah bisa kembali bermain,begitu pula bek tangguh mereka,Tsimi Joel,yang sudah pulih dari cidera,”ungkap Pelatih SFC Ivan Kolev. Meskipun begitu,pria asal Bulgaria ini mengaku cukup senang dengan absennya Solomin.Pergerakan mantan pemain SFC ini sangat baik,apalagi jika berada di kotak penalti lawan.Setidaknya tanpa Pavel barisan pertahanan SFC lebih terkonsentrasi menjaga pergerakan J-Lo,sapaan Julio Lopez,Ronald Fagundez,dan Choi Dong Soo, yang menjadi inspirator serangan Persisam.

Melihat sesi latihan terakhir,tampaknya Kolev akan menempatkan Mahyadi Panggabean sebagai pengganti Supardi di posisi bek kiri dan Gunawan Dwi Cahyo untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Thierry Geutessi. Di lini depan,Jajang Mulyana sepertinya akan diberikan kepercayaan kembali sejak menit pertama untuk membuktikan dirinya sebagai salah satu striker tajam di Indonesia bersama kapten Keith Jerome ‘Kayamba’ Gumbs. Ya,sejak diboyong dari Pelita Jaya awal putaran kedua lalu,Jajang belum mampu menyumbangkan satu gol pun untuk SFC.

Padahal hampir di setiap pertandingan,dia selalu diberikan kepercayaan mengisi starting elevenmulai lawan Semen Padang,Persiwa, Persipura,dan terakhir saat lawatan ke Arema. ●yopie cipta raharja

Sriwijaya vs Persisam : Tensi Tinggi Di Jakabaring


– Laga antara Sriwijaya FC (SFC) versus Persisam Samarinda sore ini dipastikan berlangsung dalam tensi tinggi. Apalagi,kedua tim saat ini sama-sama memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Stadion Gelora Sriwijaya (SGS) Jakabaring bakal bergejolak menggelar lanjutan Indonesia Super League (ISL) sore ini.Di kubu tuan rumah,sukses menahan imbang pemuncak klasmen sementara Persipura 0-0 dan juara bertahan Arema FC 1-1,membuat Laskar Wong Kitolebih percaya diri. Sementara itu,tim tamu juga tak kalah hebatnya.Dari dua laga terakhir,Elang Borneomampu menyapu bersih enam poin saat mengandaskan Pelita Jaya 1-0 dan mempermalukan Bontang FC 1-0 di depan pendukungnya. Posisi klasemen makin memperpanas situasi.Persisam saat ini bertengger di posisi keempat dengan koleksi 32 poin.Di sisi lain, Laskar Wong Kito mogok di peringkat enam dengan torehan 28 poin.

Dengan kondisi ini,SFC tentu sangat berhasrat bisa memetik kemenangan, sekaligus membalaskan dendam saat dipermak 1-4 di Stadion Segiri Samarinda, kandang Persisam,pada putaran pertama lalu.Memang,kemenangan tidak akan mengubah posisi SFC di klasemen karena Arema yang berada satu trip di atas SFC memiliki poin 31 dan unggul head to head. Setidaknya dengan kemenangan ini akan menghambat langkah Persisam merangsek ke posisi tiga besar. Absennya beberapa pemain di kedua kubu pun diprediksi tak akan mengubah kekuatan kedua tim ini.SFC kehilangan Budi Sudarsono,Thierry Gautessi,dan Supardi.

Sementara Elang Borneotak bisa memainkan Pavel Solomin dan Wawan Hendrawan. “Absennya Wawan dan Pavel tidak akan berpengaruh banyak pada penampilan Persisam nanti.Apalagi Julio Lopez yang sebelumnya terkena akumulasi kartu kuning,sudah bisa kembali bermain,begitu pula bek tangguh mereka,Tsimi Joel,yang sudah pulih dari cidera,”ungkap Pelatih SFC Ivan Kolev. Meskipun begitu,pria asal Bulgaria ini mengaku cukup senang dengan absennya Solomin.Pergerakan mantan pemain SFC ini sangat baik,apalagi jika berada di kotak penalti lawan.Setidaknya tanpa Pavel barisan pertahanan SFC lebih terkonsentrasi menjaga pergerakan J-Lo,sapaan Julio Lopez,Ronald Fagundez,dan Choi Dong Soo, yang menjadi inspirator serangan Persisam.

Melihat sesi latihan terakhir,tampaknya Kolev akan menempatkan Mahyadi Panggabean sebagai pengganti Supardi di posisi bek kiri dan Gunawan Dwi Cahyo untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Thierry Geutessi. Di lini depan,Jajang Mulyana sepertinya akan diberikan kepercayaan kembali sejak menit pertama untuk membuktikan dirinya sebagai salah satu striker tajam di Indonesia bersama kapten Keith Jerome ‘Kayamba’ Gumbs. Ya,sejak diboyong dari Pelita Jaya awal putaran kedua lalu,Jajang belum mampu menyumbangkan satu gol pun untuk SFC.

Padahal hampir di setiap pertandingan,dia selalu diberikan kepercayaan mengisi starting elevenmulai lawan Semen Padang,Persiwa, Persipura,dan terakhir saat lawatan ke Arema. ●yopie cipta raharja