Showing posts with label TIM NASIONAL INDONESIA. Show all posts
Showing posts with label TIM NASIONAL INDONESIA. Show all posts

Friday, April 22, 2011

Timo Izinkan Bachdim ke Timnas


Arsitek Persema Timo Scheunemann berubah pikiran. Dia akhirnya mengizinkan pemain Persema bergabung dengan Timnas U-23. Izin yang diberikan Timo tidak sebatas saat pemusatan latihan (training center/TC) jangka pendek, tetapi juga izin menjalani TC jangka panjang.

Di skuad Persema, ada tiga pemain yang disebut-sebut punya kesempatan untuk bisa bergabung dengan Timnas U-23. Mereka adalah Irfan Bachdim, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Reza Mustofa. "Saya sudah mendapatkan kabar kalau tiga pemain itu akan bergabung dengan timnas. Tapi sampai saat ini, surat resmi mengenai pemanggilan mereka belum saya terima," ujar Timo usai latihan di Stadion Gajayana kemarin (22/4).

Sebelumnya, ketika pemain yang berkiprah di Liga Primer Indonesia (LPI) diwacanakan untuk bergabung dengan Timnas U-23, Timo keberatan untuk melepas pemain Persema. Penyebabnya, pelatih kepala timnas Alfred Riedl akan mengadakan pemusatan latihan jangka panjang dan tidak memperbolehkan pemain membela klub selama TC tersebut. Timo menilai, kebijakan Riedl itu merugikan klub yang sudah mengeluarkan dana banyak untuk kontrak tetapi tidak bisa memanfaatkan tenaga pemain.

Kini, mantan pelatih Timnas Wanita Indonesia itu rela melepas jika pemainnya dipanggil Timnas U-23. Timo menilai kepentingan negara lebih penting daripada kepentingan klub. "Bergabungnya pemain di timnas memiliki manfaat buat tim dan pemain yang bersangkutan. Saya tidak keberatan jika pemain Persema dipanggil timnas," tegas pemegang lisensi kepelatihan A UEFA ini.

Menurut Timo, tiga pemainnya sangat layak bergabung dengan timnas. Dia menilai Irfan, Reza, dan Kim Jeffrey punya kualitas bagus. Irfan bahkan pernah memperkuat timnas senior di ajang Piala AFF 2010. Kim Jeffrey sebelumnya juga diproyeksikan memperkuat Timnas U-23 sehingga melakukan naturalisasi (pindah kewarganegaraan) dari Jerman ke Indonesia. Sedangkan Reza terus meperlihatkan perkembangan bagus di LPI. Sampai saat ini, Reza sudah menyumbangkan empat gol buat Persema. Padahal, Reza jarang menjadi starter.

Sebenarnya, Timo mengaku berat melepas Reza. Pertimbangannya, Irfan dan Reza berposisi sama: striker. Jika Reza bergabung dengan timnas, Timo bakal kesulitan mencari tandem Han Sang Min karena hanya tinggal Jaya Teguh Angga. Padahal, Angga dan Sang Min punya tipikal yang sama. "Reza dan Sang Min saling mengisi kalau ditandemkan," ucapnya.

Terlepas dari kesempatan masuk timnas, tiga penggawa Persema itu harus fokus dulu terhadap laga sore nanti melawan Medan Chiefs di Stadion Gajayana. Persema butuh kemenangan untuk membuka peluang merengkuh kembali takhta klasemen yang direnggut Persebaya 1927. Kalau Persema menang dan Persebaya 1927 besok takluk di kandang PSM Makassar, Persema kembali memuncaki klasemen. (yon/yn/ko)

Mantan Pelatih Timnas Indonesia Meninggal Dunia


Mantan pelatih timnas Indonesia yang berasal dari Belanda, Wiel Coerver, menghembuskan napasnya yang terakhir pada Kamis (22/4). Coever merupakan pelatih timnas Garuda pada 1975-76 silam.

Meskipun hanya setahun membesut, Coerver hampir saja menorehkan prestasi besar bagi Indonesia. Jika tidak kalah dari Korea Utara melalui drama adu penalti, sepak bola Indonesia pasti sudah berlaga di Olimpiade 1976 di Montreal, Kanada.

Nama Coerver sendiri melejit sebagai pelatih karena kehebatannya menciptakan metode bermain sepak bola. Dirinya menciptakan teknik dasar mengumpan yang dibekali oleh kemampuan individu para pemainnya.

Metode tersebut ternyata berhasil diserap oleh beberapa pemain top dunia, salah satunya legenda sepak bola Brasil, Pele. Sampai saat ini, metode yang dikenal sebagai Coerver Method , masih diterapkan beberapa klub Eropa. (Okky-soccer)

Wednesday, April 13, 2011

Temui Satlak Prima, RD Siap Latih Timnas


Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, kembali menyatakan kesiapannya menangani tim nasional Indonesia dalam ajang SEA Games XXVI yang akan digelar pada November 2011 mendatang.

"Dari dulu, tidak ada kata tidak siap untuk melatih Timnas," ujar Rahmad Darmawan usai menyampaikan paparan di hadapan Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas) di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis, 14 April 2011.

Sebagai salah satu kandidat pelatih pelaksana harian timnas U-23 SEA Games mendampingi Alfred Riedl, pelatih yang akrab disapa RD ini, diundang Satlak Prima untuk menyampaikan paparannya dalam program pemenangan timnas Indonesia di ajang SEA Games 2011.

Dalam presentasi yang ia sampaikan sekitar hampir dua jam tersebut, RD mengungkapkan program pemenangan yang ia miliki demi mencapai target juara SEA Games. Antara lain dengan menggelar program pembentukan karakter.

Dalam presentasi tersebut, Rahmad juga menuturkan ada empat pertanyaan utama yang ditanyakan oleh Satlak Prima. "Kelemahan dan kelebihan pemain Indonesia, Program pemenangan seperti apa yang ditawarkan dan periodisasi latihan yang ditawarkan dalam waktu 5 hingga 6 bulan," jelas RD usai mengungkapkan presentasinya kepada Satlak Prima.

Meski yakin dengan program miliknya, namun RD menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan pemilihan pelatih kepada Satlak Prima. "Saya tidak mau berandai-andai. Apalagi saya bukan pihak yang memutuskan," papar RD.

RD juga mengaku penunjukan dirinya sebagai pelatih sepakbola SEA Games harus mendapat persetujuan dari klub yang ia tangani saat ini, Persija. "Saya menghargai komitmen bersama Persija. Tunggu izin selanjutnya dari Persija. Saya ke sini pun atas seizin Persija," kilah mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.

Selain RD, hari ini Satlak Prima juga turut mengundang mantan pemain timnas, Aji Santoso, untuk menyampaikan paparannya sebagai kandidat pelatih sepakbola Sea Games.

Temui Satlak Prima, RD Siap Latih Timnas


Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, kembali menyatakan kesiapannya menangani tim nasional Indonesia dalam ajang SEA Games XXVI yang akan digelar pada November 2011 mendatang.

"Dari dulu, tidak ada kata tidak siap untuk melatih Timnas," ujar Rahmad Darmawan usai menyampaikan paparan di hadapan Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas) di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis, 14 April 2011.

Sebagai salah satu kandidat pelatih pelaksana harian timnas U-23 SEA Games mendampingi Alfred Riedl, pelatih yang akrab disapa RD ini, diundang Satlak Prima untuk menyampaikan paparannya dalam program pemenangan timnas Indonesia di ajang SEA Games 2011.

Dalam presentasi yang ia sampaikan sekitar hampir dua jam tersebut, RD mengungkapkan program pemenangan yang ia miliki demi mencapai target juara SEA Games. Antara lain dengan menggelar program pembentukan karakter.

Dalam presentasi tersebut, Rahmad juga menuturkan ada empat pertanyaan utama yang ditanyakan oleh Satlak Prima. "Kelemahan dan kelebihan pemain Indonesia, Program pemenangan seperti apa yang ditawarkan dan periodisasi latihan yang ditawarkan dalam waktu 5 hingga 6 bulan," jelas RD usai mengungkapkan presentasinya kepada Satlak Prima.

Meski yakin dengan program miliknya, namun RD menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan pemilihan pelatih kepada Satlak Prima. "Saya tidak mau berandai-andai. Apalagi saya bukan pihak yang memutuskan," papar RD.

RD juga mengaku penunjukan dirinya sebagai pelatih sepakbola SEA Games harus mendapat persetujuan dari klub yang ia tangani saat ini, Persija. "Saya menghargai komitmen bersama Persija. Tunggu izin selanjutnya dari Persija. Saya ke sini pun atas seizin Persija," kilah mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.

Selain RD, hari ini Satlak Prima juga turut mengundang mantan pemain timnas, Aji Santoso, untuk menyampaikan paparannya sebagai kandidat pelatih sepakbola Sea Games.

Persija Keberatan Melepas RD


Manajemen Persija Jakarta keberatan jika harus melepas Pelatih Rahmad Darmawan untuk menangani tim nasional U-23 SEA Games. Alasannya, kelihaian Rahmad Darmawan meracik strategi masih dibutuhkan tim ”Macan Kemayoran” itu untuk mengakhiri Liga Super Indonesia musim ini di peringkat kedua.

Rahmad Darmawan dan Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso pada Senin siang diminta oleh Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Utama dan Badan Tim Nasional untuk menjadi pelatih pelaksana harian timnas U-23 SEA Games.

Kedua pelatih yang lihai meracik strategi itu diminta memaparkan program yang akan dijalankan selama enam bulan membesut timnas pada Kamis pekan ini di kantor Satlak Prima Utama. Kandidat yang lolos seleksi akan bekerja bersama Pelatih Kepala Alfred Riedl.

”Saya baru sebatas diundang sebagai salah satu kandidat untuk menangani tim SEA Games. Artinya, baru kemungkinan dan belum tahu apa dan bagaimana posisinya,” ujar Rahmad, yang akrab disapa RD, Selasa (12/4).

”Manajer Persija Haryanto Badjuri pada prinsipnya tidak setuju melepas Rahmad Darmawan. Kami masih membutuhkan Rahmad karena posisi Persija di liga saat ini masih genting di peringkat keempat. Kami menargetkan paling tidak bisa berada di peringkat kedua,” ujar Sekretaris Umum Persija Benny Erwin.

Benny menilai, jika RD meninggalkan Persija pada saat liga menyisakan tujuh laga, hal itu akan sangat sulit bagi klub. Pelatih yang baru harus memulai dari awal. Kondisi itu akan sangat berisiko bagi konsistensi penampilan Persija di tujuh laga sisa.

”Kami menghadapi dilema karena RD juga diminta untuk menangani timnas,” ujar Benny.

Setelah liga selesai

Manajemen Persija, lanjut Benny, minggu ini akan membahas hal itu. Poin utama yang akan dibicarakan dengan Satlak Prima Utama adalah penundaan pemanggilan RD.

”Kami akan meminta Satlak supaya RD dipanggil setelah liga selesai pada akhir Juni. Itu solusi yang tidak merugikan klub, juga bagi timnas,” ujar Benny.

Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif menilai, keberatan dari klub sangat wajar. Hal itulah yang harus diselesaikan supaya tidak merugikan klub.

BTN, lanjut Iman, juga akan meminta Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago untuk menjadi pelatih pelaksana harian timnas senior.

”Jacksen kemungkinan juga akan berat meninggalkan klub sebelum liga berakhir. Yang paling realistis memang setelah liga berakhir,” ujar Iman.

Persija Keberatan Melepas RD


Manajemen Persija Jakarta keberatan jika harus melepas Pelatih Rahmad Darmawan untuk menangani tim nasional U-23 SEA Games. Alasannya, kelihaian Rahmad Darmawan meracik strategi masih dibutuhkan tim ”Macan Kemayoran” itu untuk mengakhiri Liga Super Indonesia musim ini di peringkat kedua.

Rahmad Darmawan dan Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso pada Senin siang diminta oleh Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Utama dan Badan Tim Nasional untuk menjadi pelatih pelaksana harian timnas U-23 SEA Games.

Kedua pelatih yang lihai meracik strategi itu diminta memaparkan program yang akan dijalankan selama enam bulan membesut timnas pada Kamis pekan ini di kantor Satlak Prima Utama. Kandidat yang lolos seleksi akan bekerja bersama Pelatih Kepala Alfred Riedl.

”Saya baru sebatas diundang sebagai salah satu kandidat untuk menangani tim SEA Games. Artinya, baru kemungkinan dan belum tahu apa dan bagaimana posisinya,” ujar Rahmad, yang akrab disapa RD, Selasa (12/4).

”Manajer Persija Haryanto Badjuri pada prinsipnya tidak setuju melepas Rahmad Darmawan. Kami masih membutuhkan Rahmad karena posisi Persija di liga saat ini masih genting di peringkat keempat. Kami menargetkan paling tidak bisa berada di peringkat kedua,” ujar Sekretaris Umum Persija Benny Erwin.

Benny menilai, jika RD meninggalkan Persija pada saat liga menyisakan tujuh laga, hal itu akan sangat sulit bagi klub. Pelatih yang baru harus memulai dari awal. Kondisi itu akan sangat berisiko bagi konsistensi penampilan Persija di tujuh laga sisa.

”Kami menghadapi dilema karena RD juga diminta untuk menangani timnas,” ujar Benny.

Setelah liga selesai

Manajemen Persija, lanjut Benny, minggu ini akan membahas hal itu. Poin utama yang akan dibicarakan dengan Satlak Prima Utama adalah penundaan pemanggilan RD.

”Kami akan meminta Satlak supaya RD dipanggil setelah liga selesai pada akhir Juni. Itu solusi yang tidak merugikan klub, juga bagi timnas,” ujar Benny.

Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif menilai, keberatan dari klub sangat wajar. Hal itulah yang harus diselesaikan supaya tidak merugikan klub.

BTN, lanjut Iman, juga akan meminta Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago untuk menjadi pelatih pelaksana harian timnas senior.

”Jacksen kemungkinan juga akan berat meninggalkan klub sebelum liga berakhir. Yang paling realistis memang setelah liga berakhir,” ujar Iman.

Pemain LPI Bisa Ikut Seleksi SEA Games


Wakil plt Sekjen PSSI Johar Arifin memastikan peluang para pemain yang berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) untuk masuk ke dalam skuad timnas Indonesia kembali terbuka. Keputusan ini disampaikan setelah pertemuan yang dilakukan oleh Komite Normalisasi dengan Kemenpora hari ini.

Keputusan ini dikeluarkan demi memenuhi target Indonesia menjadi juara cabang sepakbola dalam ajang SEA Games yang akan digelar di Palembang pada November 2011.

"Kami mengharapkan yang terbaik. Kami sepakat target nanti harus juara. Karenanya seluruh pemain berprestasi akan dilibatkan. Termasuk pemain yang berprestasi di LPI," papar Johar di kantor PSSI, Rabu, 13 April 2011.

Dengan keputusan tersebut, maka peluang pemain muda Indonesia, Irfan Bachdim bergabung ke dalam skuad timnas kembali terbuka lebar. "Jadi sekarang Irfan Bachdim dan lainnya berpeluang masuk seleksi timnas" ujar Johar.

Sebelumnya, Irfan tidak dapat mengikuti seleksi masuk timnas karena dirinya berlaga di kompetisi LPI yang tidak diakui oleh PSSI di bawah kepengurusan Nurdin.

Mengenai hal ini, Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif pernah mengatakan akan mengikuti kebijakan Komite Normalisasi.

"Meski demikian, keputusan mengenai komposisi pemain tetap berada di tangan pelatih kepala, Alfred Riedl," ujar Iman. (SJ)

Pemain LPI Bisa Ikut Seleksi SEA Games


Wakil plt Sekjen PSSI Johar Arifin memastikan peluang para pemain yang berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) untuk masuk ke dalam skuad timnas Indonesia kembali terbuka. Keputusan ini disampaikan setelah pertemuan yang dilakukan oleh Komite Normalisasi dengan Kemenpora hari ini.

Keputusan ini dikeluarkan demi memenuhi target Indonesia menjadi juara cabang sepakbola dalam ajang SEA Games yang akan digelar di Palembang pada November 2011.

"Kami mengharapkan yang terbaik. Kami sepakat target nanti harus juara. Karenanya seluruh pemain berprestasi akan dilibatkan. Termasuk pemain yang berprestasi di LPI," papar Johar di kantor PSSI, Rabu, 13 April 2011.

Dengan keputusan tersebut, maka peluang pemain muda Indonesia, Irfan Bachdim bergabung ke dalam skuad timnas kembali terbuka lebar. "Jadi sekarang Irfan Bachdim dan lainnya berpeluang masuk seleksi timnas" ujar Johar.

Sebelumnya, Irfan tidak dapat mengikuti seleksi masuk timnas karena dirinya berlaga di kompetisi LPI yang tidak diakui oleh PSSI di bawah kepengurusan Nurdin.

Mengenai hal ini, Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif pernah mengatakan akan mengikuti kebijakan Komite Normalisasi.

"Meski demikian, keputusan mengenai komposisi pemain tetap berada di tangan pelatih kepala, Alfred Riedl," ujar Iman. (SJ)

Monday, April 11, 2011

BTN Kembali Panggil Boaz Solossa


adan Tim Nasional (BTN) PSSI akan memanggil kembali striker Persipura Jayapura, Boaz Solossa. Deputi Bidang Teknik BTN, Iman Arif telah menghubungi top skorer sementara ISL 2010/2011 itu.

"Saya sudah kontak dengan Boaz lewat telepon. Kami memintanya untuk kembali bergabung dengan timnas senior. Kami juga telah menghubungi pelatih Persipura, Jacksen F Tiago," kata Iman, Senin, 11 April 2011.

Sebelumnya, Pelatih Timnas, Alfred Riedl telah mencoret Boaz dari timnas Piala AFF 2010 lalu. Keputusan ini diambil setelah Boaz tak kunjung memenuhi panggilan PSSI untuk melakukan pemusatan latihan.

Boaz sendiri semakin bersinar di Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011. Hingga saat ini, Boaz yang didaulat sebagai kapten Mutiara Hitam tercatat sebagai top skorer semenatara ISL dengan koleksi 20 gol.

Selain memanggil Boaz, BTN juga akan memanggil pelatih Persipura, Jacksen F Tiago. Pelatih asal Brasil ini rencananya akan diplot sebagai pendamping Riedl dalam menangani timnas senior.

Timnas senior rencananya akan menghadapi Turkmenistan pada Pra Piala Dunia 2014. Leg pertama akan digelar di kandang lawan pada 23 Juli 2011, sedangkan leg kedua akan digelar di Indonesia, 28 Juli 2011.

BTN Kembali Panggil Boaz Solossa


adan Tim Nasional (BTN) PSSI akan memanggil kembali striker Persipura Jayapura, Boaz Solossa. Deputi Bidang Teknik BTN, Iman Arif telah menghubungi top skorer sementara ISL 2010/2011 itu.

"Saya sudah kontak dengan Boaz lewat telepon. Kami memintanya untuk kembali bergabung dengan timnas senior. Kami juga telah menghubungi pelatih Persipura, Jacksen F Tiago," kata Iman, Senin, 11 April 2011.

Sebelumnya, Pelatih Timnas, Alfred Riedl telah mencoret Boaz dari timnas Piala AFF 2010 lalu. Keputusan ini diambil setelah Boaz tak kunjung memenuhi panggilan PSSI untuk melakukan pemusatan latihan.

Boaz sendiri semakin bersinar di Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011. Hingga saat ini, Boaz yang didaulat sebagai kapten Mutiara Hitam tercatat sebagai top skorer semenatara ISL dengan koleksi 20 gol.

Selain memanggil Boaz, BTN juga akan memanggil pelatih Persipura, Jacksen F Tiago. Pelatih asal Brasil ini rencananya akan diplot sebagai pendamping Riedl dalam menangani timnas senior.

Timnas senior rencananya akan menghadapi Turkmenistan pada Pra Piala Dunia 2014. Leg pertama akan digelar di kandang lawan pada 23 Juli 2011, sedangkan leg kedua akan digelar di Indonesia, 28 Juli 2011.

Thursday, March 24, 2011

Timnas Belanda Ingin Jajal Indonesia


PSSI mengabarkan bahwa ada beberapa tawaran ujicoba timnas dari beberapa negara yang diterima oleh PSSI.

Deputi Bidang Teknis BTN, Iman Arif mengungkapkan,rancangan uji coba internasional sudah disiapkan. Tujuannya untuk memberikan pengalaman bertanding bagi skuad Garuda.

”Kami sedang mempertimbangkan beberapa tawaran uji coba.Sudah ada beberapa tim dunia yang ingin berkunjung ke Indonesia dan menjalani uji coba dengan kami pada Juni nanti,” ujar Iman.

Rencannya pada 23 Juni mendatang BTN telah mengatur jadwal ujicoba untuk timnas senior, dan salah satu tawaran laga ujicoba datang dari runner-up Piala Dunia 2010 yang lalu Belanda, De Oranje telah mengisyaratkan ketertarikan mengunjungi Indonesia.

”Belanda telah mengajukan diri sebagai calon lawan timnas. Hal yang sama juga datang dari timnas Cile. Namun kami tetap mempertimbangkan penawaran Korea Utara.Kepastian calon lawan saat ini belum diputuskan,” lanjut Iman.

Sedangkan terkait rencana ujicoba dengan timnas Inggris, Iman memastikan rencana tersebut dipastikan batal karena FA membatalkan tur John Terry dkk ke Thailand.[Oa]

Pra Piala Dunia 2014 ,Indonesia Langsung ke Babak Kedua


Indonesia mendapatkan kabar baik setelah Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menyatakan "Merah Putih" langsung melakoni babak kedua Pra Piala Dunia 2014.

Pernyataan itu disampaikan dalam laman resmi AFC karena Indonesia menempati seeded (unggulan) tengah di peringkat ke-24.

Penentuan unggulan ini berdasarkan penampilan tim di Piala Dunia 2010 lalu, dan kualifikasi di zona Asia. Dalam PPD 2010 zona Asia, Indonesia lolos ke babak kedua setelah menang Walk Over (WO) atas Guam. Namun di babak kedua, Indonesia menelan kekalahan agregat 11-1 dari Suriah.

Peringkat satu hingga lima berdasarkan unggulan yang ditentukan AFC, baru mengawali laganya di babak ketiga mulai 3 September. Sedangkan unggulan enam hingga 27 yang terdiri dari 22 tim baru mengawalinya di babak pertama pada 23 dan 28 Juli. Sementara seeding 28 sampai 43 harus memulainya dari babak pertama pada 29 Juni dan 3 Juli.

Perbedaan sistem undian yang diterapkan pada PD 2014 kali ini membuat Indonesia tidak perlu melalui babak pertama. Pada PPD 2010 lalu, peringkat 6-43 mengawalinya dari babak pertama. Unggulan enam sampai 24 berhadapan dengan seunggulan 25-43.

Mengenai lawan yang bakal dihadapi Indonesia di babak kedua masih menunggu hasil drawing pada 30 Maret nanti. Delapan dari 16 tim di babak pertama melaju ke babak kedua untuk bergabung dengan 22 tim lainnya. Selanjutnya, 30 tim akan memperebutkan 15 tiket ke babak ketiga.

Di babak ketiga, ke-15 tim itu akan bergabung dengan lima tim yang menempati unggulan satu sampai lima dan kemudian dibagi menjadi lima grup. Dua tim teratas dari masing-masing grup melaju ke putaran final.

Putaran final ini nantinya diikuti sepuluh tim yang bertarung untuk memperebutkan empat tiket otomatis ke Piala Dunia 2014, serta satu tiket ke babak play-off.

Berikut Negara-negara Unggulan untuk kawasan ASIA:
1. Jepang, 2. Korea Selatan, 3. Australia, 4. Korea Utara, 5. Bahrain, 6. Arab Saudi, 7. Iran, 8. Qatar, 9. Uzbekistan, 10. Uni Emirat Arab, 11. Suriah, 12. Oman, 13. Yordania, 14. Irak, 15. Singapura, 16. Cina, 17. Kuwait, 18. Thailand, 19. Turkmenistan, 20. Lebanon, 21. Yaman, 22. Tajikistan, 23. Hong Kong, 24. Indonesia, 25. Kyrgyzstan, 26. Maladewa, 27. India, 28. Malaysia, 29. Afghanitsan, Kamboja, 31. Nepal, 32. Bangladesh, 33. Sri Lanka, Vietnam, 35. Mongolia, 36. Pakistan, 37. Palestina, 38. Timor Leste, 39. Makau, 40. Cina Taipei, 41. Myanmar, 42. Laos, 43. Filipina.