Showing posts with label PELITA JAYA. Show all posts
Showing posts with label PELITA JAYA. Show all posts

Friday, April 22, 2011

Arema Indonesia Waspadai Safee Sali


Peluang Arema Indonesia di Liga Champion Asia (LCA) tipis untuk bisa melaju ke babak selanjutnya, setelah dilibas 5-0 oleh Shandong Luneng (China) beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, tim berjuluk "Singo Edan" ini tidak akan larut, justru tim akan fokus menjalani laga lanjutan Indonesia Superliga (ISL) melawan Pelita Jaya, Karawang, Minggu 24 April 2011 besok.

Dalam pertandingan itu, tim yang diasuh pelatih asal Cekoslovakia, Miroslav Janu ini akan memberi perhatian lebih kepada penyerang Pelita Jaya asal Malaysia, Safee Sali.

"Saat ini, tuan rumah Pelita Jaya diperkuat oleh penyerang baru asal Malaysia yang sangat membahayakan, yakni Safee Sali. Sebabnya ia perlu dapat perhatian lebih," ujar Asisten Pelatih Arema, Joko Susilo, Jumat 22 April 2011.

Saat ini, skuad Arema Indonesia sudah berada di Karawang, dan Sabtu 23 April 2011 dijadwalkan melakukan uji lapangan Stadion Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat.

Sementara dalam menghadapi Pelita Jaya, sejumlah pemain Arema yang tidak bisa ikut ke China akan memperkuat tim itu kembali, seperti Noh Alam Shah, Kurnia Meiga, Denddy Santoso serta Roman Golian.

Joko berharap, dengan masuknya kembali sejumlah pemain tersebut pihaknya akan memasang target maksimal dengan poin penuh untuk mengangkat posisi klasemen sementara Arema.

Setelah meladeni Pelita Jaya, Arema kembali akan menjalani laga tandang selanjutnya melawan tuan rumah Semen Padang di Stadion Agus Salim, pada Kamis 28 April 2011.

Laporan: Ibrahim | Malang, umi

Thursday, April 21, 2011

Dilibas Shandong , arema Siap Lampiaskan Ke Pelita Jaya


Peluang Arema FC melaju lebih tinggi di Liga Champions Asia (LCA) 2011 tertutup.Kekalahan lima gol tanpa balas dari tuan rumah Shandong Luneng dua hari lalu adalah penyebabnya.


Kini,konsentrasi Arema bisa fokus ke kompetisi domestik.Hanya,kekalahan besar dari Shandong tetap menyisakan duka.Apalagi,skor itu adalah kekalahan terbesar kedua skuad Singo Edanmusim ini. Sebelumnya di Djarum Indonesia Super League (ISL),Zulkifli Sukur dkk kalah 1-6 dari Persipura Jayapura pada Maret lalu. Efek kekalahan besar ini seolah jadi trauma.Sebab,setelah dikalahkan Persipura,Singo Edan kesulitan bangkit dan mendulang hasil kurang maksimal di sejumlah laga berikutnya.Pengalaman ini yang bakal diantisipasi Manager-Coach Arema Miroslav Janu sepulang dari China. Pelatih asal Republik Ceko ini memastikan timnya tak terkena efek domino setelah kekalahan besar itu.

Salah satu alasannya, pertarungan di LCA sangat berbeda dengan ISL sehingga pemain tak patut tertunduk terlalu dalam akibat hasil tersebut. ”Kami harus secepatnya konsentrasi ke ISL.Kami kalah di China karena banyak faktor, teknis maupun nonteknis.Pemain harus cepat melupakan dan hadapi pertandingan berikutnya,”tandas Miro,sapaan Janu. Menelan kekalahan lima gol sebenarnya bukanlah di luar dugaan.Datang dengan kekuatan seadanya dan menghadapi kesenjangan kualitas yang demikian lebar tak cukup menumbuhkan optimisme di benak Miro.Justru sang arsitek sempat berpikiran urung tanding jika saja kiper pelapis Aji Saka tak menyusul ke Shandong Stadium.

Bagi Miro,kekalahan lima gol masih bisa ditoleransi jika melihat fakta di lapangan. Dia sempat khawatir timnya jauh lebih buruk dan menjadi bahan tertawaan suporter tuan rumah.Menurut dia,perlawanan yang diberikan Zulkifli dkk masih dalam proporsi yang ideal di Negeri Tirai Bambu. Dengan merunut realita di atas,Miro tak terlalu memberikan pressurekepada pemain. Eks arsitek PSM Makassar ini yakin timnya bisa kembali ke performa semula saat bertarung di ISL.

Arema pun masih terus berupaya memburu Persipura yang berada di puncak klasemen.Kekuatan Arema setelah pulang dari China kembali komplet dan siap mengejutkan tuan rumah Pelita Jaya,Minggu (24/4). ●kukuh setyawan

Wednesday, April 13, 2011

Persela v Pelita Jaya =1-1 , Tuan Rumah Tertahan 10 Pemain Tamu



Persela Lamongan harus puas berbagi poin saat menjamu Pelita Jaya dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Surajaya, Rabu, 13 April 2011. Kedua tim bermain dengan skor akhir 1-1.

Gol Persela dicetak oleh Gustavo Fabian Lopez pada menit ke-70. Sedangkan gol Pelita Jaya dicetak oleh Safee Mohd Sali pada menit ke-49.

Dengan hasil imbang ini, Persela saat ini mengoleksi 26 poin dari 19 laga. Sementara Pelita mengoleksi 20 poin dari 20 laga.

Walaupun bermain di kandang lawan, The Young Guns tetap tampil apik di 45 menit pertama. Beberapa peluang apik bahkan tercipta di babak pertama.

Pelita mempunyai peluang pada menit ke-20 lewat tendangan Juan Ramirez dari luar kotak penalti. Sayang, tendangan kerasnya mampu ditepis oleh kiper Persela, Choirul Huda.

Lima menit kemudian, giliran Safee Mohd Sali mengancam gawang tuan rumah lewat tendangan bebas. Lagi-lagi, Pelita gagal menjebol gawang Persela setelah tendangan pemain Malaysia itu hanya membentur gawang.

Di saat asyik melakukan serangan, Pelita Jaya harus kehilangan satu pemainnya. Juan Ramirez mendapatkan kartu merah pada menit ke-27 setelah menyikut wajah Fachrudin Mustafi.

Bermain dengan 10 pemain langsung dimanfaatkan oleh tuan rumah. Serangan Persela yang dimotori oleh gelandang Gustavo Fabian Lopez sempat membuat pertahanan Pelita goyah.

Namun, sebelum turun minum beberapa serangan pemain asal Argentina itu masih bisa diredam oleh pemain belakang Pelita. Skor sementara bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, meski bermain dengan sepuluh pemain tidak membuat Pelita mengendurkan serangan. Pelita justru secara mengejutkan unggul terlebih dahulu pada menit ke-49 lewat gol Safee. Gol terjadi berkat umpan tarik Maqdis Shalim Alfarizi di area kotak penalti.

Tertinggal satu gol membuat Persela tampil agresif. Namun, Pelita setiap kali diserang selalu menumpuk banyak pemain di belakang. Strategi itu rupanya sukses membuat serangan Persela selalu gagal.

Tapi tuan rumah tidak menyerah. Pada menit ke-70, Persela akhirnya mampu menjebol gawang Pelita lewat tendangan bebas. Gustavo Fabian Lopez yang menjadi eksekutor sukses merobek gawang setelah tendangannya sempat mengenai kaki Chris Doig. Hingga laga usai, skor tetap bertahan 1-1.

Persela v Pelita Jaya =1-1 , Tuan Rumah Tertahan 10 Pemain Tamu



Persela Lamongan harus puas berbagi poin saat menjamu Pelita Jaya dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Surajaya, Rabu, 13 April 2011. Kedua tim bermain dengan skor akhir 1-1.

Gol Persela dicetak oleh Gustavo Fabian Lopez pada menit ke-70. Sedangkan gol Pelita Jaya dicetak oleh Safee Mohd Sali pada menit ke-49.

Dengan hasil imbang ini, Persela saat ini mengoleksi 26 poin dari 19 laga. Sementara Pelita mengoleksi 20 poin dari 20 laga.

Walaupun bermain di kandang lawan, The Young Guns tetap tampil apik di 45 menit pertama. Beberapa peluang apik bahkan tercipta di babak pertama.

Pelita mempunyai peluang pada menit ke-20 lewat tendangan Juan Ramirez dari luar kotak penalti. Sayang, tendangan kerasnya mampu ditepis oleh kiper Persela, Choirul Huda.

Lima menit kemudian, giliran Safee Mohd Sali mengancam gawang tuan rumah lewat tendangan bebas. Lagi-lagi, Pelita gagal menjebol gawang Persela setelah tendangan pemain Malaysia itu hanya membentur gawang.

Di saat asyik melakukan serangan, Pelita Jaya harus kehilangan satu pemainnya. Juan Ramirez mendapatkan kartu merah pada menit ke-27 setelah menyikut wajah Fachrudin Mustafi.

Bermain dengan 10 pemain langsung dimanfaatkan oleh tuan rumah. Serangan Persela yang dimotori oleh gelandang Gustavo Fabian Lopez sempat membuat pertahanan Pelita goyah.

Namun, sebelum turun minum beberapa serangan pemain asal Argentina itu masih bisa diredam oleh pemain belakang Pelita. Skor sementara bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, meski bermain dengan sepuluh pemain tidak membuat Pelita mengendurkan serangan. Pelita justru secara mengejutkan unggul terlebih dahulu pada menit ke-49 lewat gol Safee. Gol terjadi berkat umpan tarik Maqdis Shalim Alfarizi di area kotak penalti.

Tertinggal satu gol membuat Persela tampil agresif. Namun, Pelita setiap kali diserang selalu menumpuk banyak pemain di belakang. Strategi itu rupanya sukses membuat serangan Persela selalu gagal.

Tapi tuan rumah tidak menyerah. Pada menit ke-70, Persela akhirnya mampu menjebol gawang Pelita lewat tendangan bebas. Gustavo Fabian Lopez yang menjadi eksekutor sukses merobek gawang setelah tendangannya sempat mengenai kaki Chris Doig. Hingga laga usai, skor tetap bertahan 1-1.

Tuesday, April 12, 2011

Persela v Pelita Jaya : Berharap Peran Gustavo Lopez


Kehadiran gelandang Gustavo Fabian Lopez membawa perubahan bagi Persela Lamongan. Hingga laga keempat di putaran kedua Indonesia Super League (ISL), tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut meraup poin absolut, yakni 12 poin. Bahkan, Gustavo menjadi aktor perontok mental pemain tuan rumah Persijap Jepara pada laga Minggu lalu.

Dia menciptakan gol pembuka dari tendangan sudut yang gagal diantisipasi kiper lawan. Aksi memikat Gustavo tetap dinantikan LA Mania, kelompok suporter Persela, dalam laga nanti sore (13/4) saat mereka menjamu Pelita Jaya Karawang, Jawa Barat, di Stadion Surajaya Lamongan.

’’Kami akan menurunkan pemain yang tidak jauh berbeda saat melawan Persijap,’’ kata pelatih Persela Subangkit kemarin (12/4). Sementara itu, pelatih Pelita Jaya Misha Radovic tidak gentar dengan kekuatan Persela. Menurut dia, hasil putaran pertama lalu dengan skor 2-2 tidak bisa menjadi ukuran.

’’Kami melihat Persela cukup kuat, tetapi kami akan bermain full team besok (nanti sore, Red),’’ ujarnya saat memimpin pasukannya mencoba lapangan Stadion Surajaya. Pelatih asal Inggris itu menambahkan, timnya tetap siap meladeni Persela dengan permainan terbuka. ’’Kami siap meski bertanding di sini (kandang Persela),’’ janjinya.

Persela v Pelita Jaya : Berharap Peran Gustavo Lopez


Kehadiran gelandang Gustavo Fabian Lopez membawa perubahan bagi Persela Lamongan. Hingga laga keempat di putaran kedua Indonesia Super League (ISL), tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut meraup poin absolut, yakni 12 poin. Bahkan, Gustavo menjadi aktor perontok mental pemain tuan rumah Persijap Jepara pada laga Minggu lalu.

Dia menciptakan gol pembuka dari tendangan sudut yang gagal diantisipasi kiper lawan. Aksi memikat Gustavo tetap dinantikan LA Mania, kelompok suporter Persela, dalam laga nanti sore (13/4) saat mereka menjamu Pelita Jaya Karawang, Jawa Barat, di Stadion Surajaya Lamongan.

’’Kami akan menurunkan pemain yang tidak jauh berbeda saat melawan Persijap,’’ kata pelatih Persela Subangkit kemarin (12/4). Sementara itu, pelatih Pelita Jaya Misha Radovic tidak gentar dengan kekuatan Persela. Menurut dia, hasil putaran pertama lalu dengan skor 2-2 tidak bisa menjadi ukuran.

’’Kami melihat Persela cukup kuat, tetapi kami akan bermain full team besok (nanti sore, Red),’’ ujarnya saat memimpin pasukannya mencoba lapangan Stadion Surajaya. Pelatih asal Inggris itu menambahkan, timnya tetap siap meladeni Persela dengan permainan terbuka. ’’Kami siap meski bertanding di sini (kandang Persela),’’ janjinya.